BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 SMA Negeri 7 Banjarmasin berlangsung semarak dengan kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama sang istri, Ellyana Trisya Hasnuryadi, serta sejumlah pemain dari Barito Putera, Sabtu (18/4/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Kalimantan Selatan tersebut menjadi wujud dukungan sekaligus untuk menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada keluarga besar sekolah yang kini telah memasuki usia lebih dari setengah abad.
Hasnuryadi berharap, di usia ke-51 tahun, sekolah tersebut terus berkembang dan menjadi tempat yang mampu melahirkan generasi penerus berkualitas bagi masa depan daerah dan bangsa.
“Semoga sekolah ini semakin besar dalam menebar kebaikan, menjadi tempat menimba ilmu yang bermanfaat, dan mencetak generasi emas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kekompakan seluruh unsur sekolah dalam pelaksanaan perayaan hari jadi tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi modal penting untuk terus membangun dunia pendidikan di Banua.
“Doa terbaik untuk semuanya, mari kita bekerja bersama, merangkul semua, dan mengabdi untuk Banua Kalimantan Selatan serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 7 Banjarmasin, Arjudin, menyampaikan bahwa peringatan HUT tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa secara penuh.
“Rangkaian kegiatan meliputi lomba olahraga, seni, hingga keagamaan yang seluruhnya dirancang dan dilaksanakan oleh para siswa,” katanya.
Menurut Arjudin, keterlibatan para pelajar dalam seluruh proses kegiatan menjadi bagian dari pembelajaran non-akademik agar mereka memiliki pengalaman dalam mengelola sebuah acara besar.
“Ini menjadi pembelajaran bagi mereka untuk meng-handle suatu kegiatan sehingga menjadi pengalaman berharga untuk masa depan,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Rohim turut menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia juga meninjau sarana dan prasarana sekolah guna mengidentifikasi kebutuhan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Baik peralatan, bahan ajar, tenaga guru maupun tenaga kependidikan yang berkualitas sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Banua, khususnya di SMA Negeri 7 Banjarmasin,” tutupnya.















