Kotabaru, KP – Gelar pasar Murah dimulai tanggal 23-25 januari, selaku pengendalian Inflasi, oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kotabaru, bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan di halaman Limbur raya, yang langsung dibludaki warga Kotabaru.
Belum selesai pelaksanaan pembukaan operasi pasar yang dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhamsani, ratusan masyarakat kabupaten Kotabaru nampak tak sabaran berbondong-bondong mendatangi tempat para pedagang berjualan.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kotabaru Ir. H. Hardani mengatakan “Kegiatan operasi pasar yang kami laksanakan ini merupakan operasi pasar yang pertama kalinya kami laksanakan dibulan Januari 2023. Namun di tahun sebelumnya kami sering melaksanakan operasi pasar didepan pasar limbur raya sampai ke kecamatan. Operasi pasar ini kami laksanakan selama 3 hari dalam rangka pengendalian Inflasi di kabupaten Kotabaru.
Adapun bahan kebutuhan yang kami jual diantaranya, bawang merah perkilonya Rp. 28 000 kalau dipasaran bawang merah perkilonya Rp. 40 000. Minyak 2 liter Rp. 30 000, disini Rp. 24 000. Gula pasir Rp. 11 000, beras 5 kilo Rp. 42 500. Sedangkan dipasaran Rp. 55 ribu sampai Rp 60 ribu, harga telur ayam satu rak isi 30 biji harganya Rp. 42 ribu kalau di pasaran harganya 55 ribu sampai 65 ribu satu raknya, jelas Hardani.
Salah satu pembeli dari warga Desa Hilir Muara Kecamatan Pulau Laut Utara, Mariani, mengatakan sangat bersyukur sekali dengan adanya pasar murah ini, karena sangat membantu masyarakat kabupaten Kotabaru dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Kami berharap kegiatan operasi pasar ini dapat dilaksanakan kembali ketika menjelang bulan suci ramadhan nanti,” harap Mariani. (and/K-6)















