Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

Kapal BBM “Meledak”, ABK Bercebur ke Laut Rencana Tujuan Depot Pertamina Banjarmasin

×

Kapal BBM “Meledak”, ABK Bercebur ke Laut Rencana Tujuan Depot Pertamina Banjarmasin

Sebarkan artikel ini

Dalam kejadian tidak sampai menimbulkan korban jiwa

PELAIHARI, KP -Kapal berlambung SPOB Ratu Yamani pengakut Bahan Bakar Minyak (BBM) meledak akibat terbakar di Perairan Tabanio, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

ABK dievakuasi Tim di KRI Escolar-871, sejak Rabu (12/7) dan hingga Kamis (13/7) terus dalam pengamanan.

KRI Escolar-871 dikomandani Mayor Laut (P) Achmad Muzakki dengan sigap mengevakuasi ABK (Anak Buah Kapal)  SPOB Ratu Yamani yang mengalami kebakaran di Perairan Tabaneo Kalsel, pada posisi 03? 40’ 131’’ S – 114? 28’ 732’’ E.

Dari keterangan, SPOB Ratu Yamani bertolak dari Pelabuhan Pertamina Kotabaru Kalsel pada Senin (10/7) tujuan Depot Pertamina Banjarmasin bermuatan Pertamax dan Pertalite sebanyak 5000 KL.

Selama dalam perjalanan hingga tiba di Anchor Area Perairan Tabanio tidak mengalami kendala.

Namun pada Rabu (12/7) pukul 15.45 WITA, nampak asap di bagian haluan kapal diikuti suara ledakan sebanyak tiga kali.

Sehingga sebagian ABK berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

Melihat kejadian tersebut, Kapten SPOB Ratu Yamani meminta bantuan kepada kapal-kapal yang ada di sekitar menggunakan radio.

Dan hal tersebut terpantau oleh KRI Escolar-871 yang sedang melaksanakan patroli keamanan laut dalam rangka Operasi Marga Baruna-23.

KRI Escolar-871 adalah unsur Gelar Opskamla Koarmada II, dibawah kendali Guskamla Koarmada II, onboard Asops Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Dadan Hamdani.

Selanjutnya Komandan KRI Escolar-871 memerintahkan merapat ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh ABK keatas KRI Escolar-871 agar lebih aman.

Untuk mencegah terjadinya kebakaran lanjutan, dilaksanakan bantuan pemadaman dari TB. MBP 3205 dan TB.Tegar, dan api sudah dinyatakan padam.

Selanjutnya 2 crew Kapal SPOB Ratu Yamani yaitu Capten Kapal An. Amir Mahmud (Nahkoda) dan An. Guntur Susanto (KKM) dibawa ke kapal SPOB Ratu Yamani oleh KN SAR Laksmana 241 untuk meyakinkan api benar benar padam.

Baca Juga:  PWI Pusat Gelar Asesmen Psikotes Penguji UKW PWI

Kemudian Nahkoda dan KKM dibawa ke KSOP Banjarmasin.

Untuk 10 orang crew yang lainnya di bawa oleh TB Wira Pratama dikembalikan ke kapal SPOB Ratu Yamani dengan kondisi kapal yang sudah aman.

Dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihak Kapal SPOB Ratu Yamani mengalami kerugian materiil berupa satu rol tali tambat dan life buoy yang berada di gudang haluan kapal habis terbakar.

Adapun data kapal, SPOB Ratu Yamani, Bendera Indonesia, GT 2999/1657, IMO 9731121, Panjang Kapal 87 meter, Draft 4,7 meter, Agen PT. Armada Samudra Global, Muatan Pertamax dan pertalite 5000 KL, Crew 12 orang. (8/fik/K-2)

Iklan
Iklan