Martapura, KP – Sekdakab HM HM Hilman membuka Pelatihan Juru Timbang, bertempat di Aston Banua Hotel and Convention Center, Gambut,
Rabu (2/8).
Menurut Hilman, Kabupaten Banjar memiliki tantangan memperbaiki beberapa permasalahan daerah, termasuk peningkatan kualitas SDM dan
penguatan karakter masyarakat yang religius. Salah satu solusinya melalui pelaksanaan tertib ukur berlandaskan perintah agama dan
prinsip keadilan.
”Kami mengapresiasi kehadiran Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional III Kalimantan yang turut memberikan materi pelatihan
dan berkolaborasi dalam kegiatan ini,” tandasnya.
Dengan pelatihan ini, lanjutnya, Pemkab Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) bertujuan
untuk mencetak SDM terpercaya dan profesional dalam bidang Metrologi Legal.
Kadis KUMPP Kencana Wati menambahkan, peserta pelatihan berjumlah 50 orang, terdiri dari perwakilan Kecamatan 20 orang, pengelola pasar
desa dari masing-masing Kecamatan 20 orang, Perumda Pasar Bauntung Batuah (perwakilan dari semua unit area 10 orang).
”Diharap dari kegiatan ini dapat memberi informasi tentang dasar-dasar pengawasan dan pengujian alat ukur, takar dan timbang, mencetak
SDMnya yang siap membantu tugas-tugas kemetrologian di level desa dan kecamatan,” harapnya.
Juga meningkatkan perlindungan terhadap konsumen pengguna UTTP di level desa, kecamatan hingga kabupaten serta mengakselerasi
pembentukan daerah tertib ukur di Kabupaten Banjar.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kadis KUMPP Banjar dan dari Balai Standarisasi Metrologi Legal Regional III kalimantan Heri
Purwanto yang menyampaikan tentang pelatihan juru ukur, takar dan timbang sesuai Permendagri Nomor 90 Tahun 2020. (Wan/K-3)















