Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Geopark Meratus Resmi Diusulkan ke UNESCO

×

Geopark Meratus Resmi Diusulkan ke UNESCO

Sebarkan artikel ini

Banjarbaru, KP – Setelah melalui berbagai tahapan dan persiapan, Geopark Pegunungan Meratus akhirnya secara resmi diajukan ke Unesco untuk menjadi warisan dunia. Tinggal selangkah lagi Geopark Meratus menjadi Unesco Global Geopark (UGG).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memberi lampu hijau.

Kalimantan Post

Surat bernomor 24704/A1.A6/KS.09.00/2023 yang ditandatangani Ketua Harian Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodidjah menyatakan Geopark Nasional Meratus layak naik status.

Usulan ke Unesco sensirir dikirim melalui surat yang ditandatangani Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Itje Chodidjah.

“Surat dikirim ke Delegasi Tetap RI untuk UNESCO di Paris, Prancis pada 28 Juli 2023,””kata Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana.

Ia mengungkapkan, delegasi diminta untuk meneruskan surat untuk UNESCO Section on Earth Sciences and Geo-Hazards Risk Reduction, Division of Ecological and Earth Sciences.

“Dalam surat itu, ada dua kandidat yang diusulkan menjadi UGG, Geopark Meratus dan Geopark Kebumen,” ungkapnya.

Pada 25 Juli, Tim Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) melakukan kunjungan ke Geopark Nasional Meratus.

Hanifah menyebut ada beberapa evaluasi yang menjadi catatan KNGI untuk memenuhi standar UNESCO. Seperti aksesibilitas, visibilitas, dan fasilitas.

“Tentu ini perlu dukungan semua pihak, baik Pemprov, Pemda, akademisi, komunitas dan swasta,” ujarnya.

Hal yang tak kalah penting, lanjut dia, harus membangun ekonomi eksklusif dan meningkatkan kapasitas masyarakat setempat.

Sebelum surat usulan dikirim, Hanifah menyampaikan, KNIU bersama Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan pada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melakukan evaluasi pada 24 sampai 26 Juli.

Ia menyebut, evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa Geopark Meratus layak diusulkan menjadi UGG.

Baca Juga :  Tokoh Hukum CALS Resmi Maju Uji Materiil UU Guru an Dosen di MK

“Alhamdulillah, bisa kami sampaikan Geopark Meratus dianggap sudah layak ke tingkat dunia,” sebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel.

Dengan demikian, menurutnya tinggal satu langkah lagi perjuangan yang harus dilakukan untuk mewujudkan Pegunungan Meratus diakui menjadi UGG.

“Ini seperti harapan gubernur, karena apabila jadi UGG, kita adalah bagian dari jejaring dunia,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Hanifah menuturkan, pihaknya akan segera memenuhi standar UNESCO. Mulai dari visibilitas, aksesibilitas, dan fasilitas.

“Ini perlu kerjasama semua pihak, baik pemprov, pemda, akademisi, komunitas, juga pihak swasta,” tuturnya.

Ia menyebut, salah satu persyaratan yang dilengkapi yakni membangun papan informasi dan beberapa fasilitas di 54 situs warisan geologi atau geosite di Meratus.

“Pembangunan di 54 gosite ini kita bagi menjadi empat rute,” sebutnya.

Yang pertama yakni Rute Utara, berada di sekitar Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS), hingga pertambangan kuno Oranje Nassau di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.

Kemudian Rute Timur, mencakup Riam Kanan, Desa Belangian, hingga Kahung di Kabupaten Banjar.

Lalu Rute Selatan, meliputi pertambangan intan di Pumpung, Cempaka, hingga Kampung Purun di Palam Banjarbaru.

Serta Rute Barat, mencakup Geopark Meratus Kampung Tradisional Sasirangan di Sungai Jingah, Banjarmasin, dan Pulau Curiak di Kabupaten Barito Kuala. (mns/K-2)

Iklan
Iklan