Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
KALTENGKuala Kapuas

Legislator Kapuas Prihatin Kondisi Taman Hutan Kota

×

Legislator Kapuas Prihatin Kondisi Taman Hutan Kota

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Darwandie.

Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Darwandie, mengaku prihatin dengan kondisi Taman Hutan Kota Kuala Kapuas saat ini.

“Taman hutan kota yang dulunya hijau rimbun, rindang di seberang rumah sakit itu. Sudah berbulan-bulan sejak ditebang pohon itu sepertinya terkesan ditelantarkan,” kata Darwandie, di Kuala Kapuas, Jumat (22/9).

Oleh karenanya, ia selaku warga masyarakat Kapuas dan juga sebagai wakil rakyat yang terpilih kembali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas II meliputi Kecamatan Basarang, Kapuas Barat dan Mantangai ini, merasa prihatin dengan kondisi yang ada.

Menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, kondisi taman yang berada di tengah Kota Kuala Kapuas, tepatnya di kawasan antara jalan Tambun Bungai dan Maluku tersebut, terkesan ditelantarkan pasca penebangan sejumlah pohon sengon di lokasi tersebut beberapa waktu lalu.

Karenanya, Darwandie berharap dinas atau Satuan Organisasi Prangkat Daerah (SOPD) leading sektor bisa melakukan action terhadap upaya melakukan rehablilitasi, revitalisasi perbaikan taman-taman yang ada di kota ini.

“Karena kita ketahui estetika kota itu, kemudian juga termasuk penilaian adipura itukan ada di nilai-nilai keberhasilan kita dalam pengelolaan taman-taman kota,” katanya.

Dia kembali berharap dinas terkait dapat berinovasi yang positif, sehingga taman ini menjadi produktif, representatif menambah rindang dan demi keindahan kota yang berjulukan ‘Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung’ tersebut.

Sebelumnya, diketahui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kapuas di sekitaran bulan Maret 2023 lalu telah melakukan penebangan pohon sengon yang berukuran besar di Taman Hutan Kota Kuala Kapuas, bertujuan untuk peremajaan tanaman, sekaligus mengantisipasi tumbangnya pohon karena cuaca yang ekstrem yang dapat membahayakan warga saat melintas di kawasan tersebut. (Iw)

Iklan
Baca Juga:  Legislator Kapuas Dorong Ipemi Dapat Berkontribusi Perkonomian Daerah
Iklan