Banjarmasin, KP – UPTD Krisis dan Epidemiologi bersama dengan tim pelayanan Kesehatan Kalsel kembali langsung terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pencegahan ISPA akibat dampak yang ditimbulkan dari kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Pelayanan yang diberikan bertujuan agar masyarakat dan juga anak anak bisa terhindar dari dari serangan ISPA tersebut.
Kepala UPTD Krisis dan Epidemiologi Kalsel dr. Hj Sriwahyuni, mengatakan tim kesehatan kali ini menyambangi Pondok pesantren (Ponpes) Darul Ilmi Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa (12/9/2023).
“Dalam kegiatan ini kita memberikan sosialisasi, pengobatan massal dan juga membagikan masker,” katanya.
Dijelaskannya, hingga sampai saat ini asap kabut terus dirasakan warga masyarakat, untuk itu perlu sekali dalam mengantisipasi agar tak mengalami ISPA.
“Kita juga memberikan tips agar tubuh tetap sehat. Di masa kekeringan seperti sekarang dianjurkan untuk banyak meminum air putih 2 liter perhari, memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. Kemudian, makanan yang bergizi serta istirahat yang cukup,” jelas Sriwahyuni.
Dalam pertemuan dengan anak anak santri tersebut, dihadiri langsung Pimpinan Ponpes Darul Ilmi dan juga pengurus. DR H Himron Mahmud mengatakan sangat berterima kasih atas kunjungan yang dilakukan terlebih membantu memberikan pengertian terhadap ISPA kepada anak-anak santri.
“Terima kasih telang datang ke ponpes kami dan juga memberikan pelajaran serta bagaimana mencegas agar terhindar dari ISPA,” katanya.
Tak hanya itu, dirinya juga berharap apa yang telah diberikan kepada anak anak santrii bisa bermanfaat.
“Terlebih saat ini kabut asap di sekitar kami cukup mengganggu aktivitas belajar dan mengajar di pondok pesantren,” pungkas Mahmud.
Dalam kunjungan tersebut juga diberikan masker sebanyak 2000 pieces yang langsung diterima pimpinan pondok pesantren. (fin/KPO-1)