Banjarmasin Kalimantanpost.com – Kejuaraan Kota (Kejurkot) Ikatan Olahraga Danceaport Indonesia (IODI) Banjarmasin Open diikuti sebanyak 149 atlet. Para peserta dari lima kabupaten dan kota itu, memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Banjarmasin H Hermansyah, Jumat (24/11/203) di Transmart Duta Mall Banjarmasin.
“Kejurkot ini sangaja terbuka se Kalsel. Ini tidak lain memberi kesempatan bagi atlet-atlet Banua untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkap Ketua IODI Banjarnasin, H Hermansyah disela-sela pertandingan.
Ternyata, lanjutnya, pesertanya cukup banyak dari masing-masing kabupaten dan kota. Hampir seluruh atlet yang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 di Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) ambil bagian.
“Mereka juga menjadikan Kejurkot IODI Banjarmasin ini sebagai ajang pemanasan sebelum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IODI Kalsel 2023,” jelasnya.
Ada lima kabupaten dan kota yang berpartisipasi, yakni Banjarmasin, Bajarbaru, Tabalong, Tapin, dan Tanah Laut (Tala). “Diantaranya ada atlet Pra PON Kalsel 2023 dan sudah mengantongi tiket PON XXI 2024 Aceh-Medan,” katanya.
Untuk atlet Banjarmasin sendiri, sambungnya, sebagai kompetisi seleksi untuk menghadapi Kejurpro IODI Kalsel. “Kami gerak cepat menentukan atlet yang akan tampil di Kejurprov IODI Kalsel, karena Sabtu besok kejuaraan tersebut sudah di mulai,” tuturnya.
Sasaran kedepannya, menurutnya, mempersiapkan atlet dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel. “Kebetulan Banjarmasin juga mencalonkan sebagai tuan rumah Poprorv 2026. Dimana Dancesport merupakan salah satu cabor unggulan dalam penyumbang medali,” papar Herrmansyah yang didampingi Wakil Ketua KONI Banjarmasin, Hj Nursiyah dan Bendahara ibu Etty.
Ketua Panitia Pelaksana, Hj Astuty mengutarakan, pihaknya hanya melakukan persiapan lima hari. “Bersyukur bisa terlaksana berkat dukungan semua pihak Terutama H Hermansyah selaku Ketua IODI Banjarmasin dan Ketua Umum KONI Banjarmasin ,” terangnya.
Astuty mengaku tidak menduga kalau jumlah peserta akan membludak, karena diikuti ratusan atlet dari lima kabupaten kota se Kalsel. ‘’Alhamdulillah semua bias berjalan lancer dan dalam suasana kondusif,’’ pungkasnya.
Ketua IODI Kalsel Muslih sangat mengapresiasi dengan terlaksananya Kejurkot Dancesport Banjarmasin ini. “Memberikan semangat baru bagi atlet di daerah. Mengingat pada PON lalu, dancesport tidak dipertandingkan. Semoga even ini menjadi momen untuk dancesport Kalsel bangkit kembali diberbagai even nasional,” harapnya. (nfr/k-9)















