Iklan
Iklan
Iklan
BANUA KITAHUKUM & PERISTIWATanah Laut

BNNK Tanah Laut Rehabilitasi 33 Pengguna Narkoba dan Bentuk Agen Pemulihan

×

BNNK Tanah Laut Rehabilitasi 33 Pengguna Narkoba dan Bentuk Agen Pemulihan

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas Kepala BNNK Tanah Laut Kombes Pol. Totok Lisdiarto (tengah) didampingi Sub Koordinator Rehabilitas BNNKTanah Laut Budhy Setya Nugraha (kanan) saat memberikan keterangan di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (22/12/2023). (Kalimantanpost.com/Antara)

PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Sub Koordinator Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanah Laut, Kalimantan Selatan Budhy Setya Nugraha mengatakan

Sebanyak 33 orang pengguna narkoba menjalani rehabilitasi dari target 20 orang di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

“Dari target tersebut sudah melebihi kapasitas. Selain itu, ada dua desa juga merehabilitasi ringan, yakni Desa Sarang Halang dan Desa Panggung Baru,” ujar Sub Koordinator Rehabilitasi BNNK Tanah Laut, Budhy Setya Nugraha, Jumat (22/12/2023).

Menurut dia, BNNK Tanah Laut pun membentuk agen pemulihan sesuai surat keputusan (SK) kepala desa atau lurah untuk upaya rehabilitasi pengguna narkoba.

“Untuk Desa Sarang Halang ada 13 orang agen pemulihan dan 10 orang,” terangnya.

Fungsi dari agen pemulihan ini, ungkap dia, untuk membantu warga desa yang terdampak penyalahgunaan narkoba agar mengikuti program rehabilitasi.

Sedangkan untuk Desa Panggung Baru, jelas dia, ada enam orang dengan agen pemulihan sebanyak 20 orang.

Selain masalah rehabilitasi, lanjut dia, BNNK Tanah Laut memeriksa urine terhadap 51 orang tenaga kontrak Dinas Pariwisata Tanah Laut sesuai Perda Tanah Laut Nomor : 03 Tahun 2022.

Sebelumnya, BNNK Tanah Laut juga telah melakukan tes urine terhadap 160 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanah Laut.

Pelaksana Tugas Kepala BNNK Tanah Laut Kombes Pol. Totok Lisdiarto mengungkapkan target program kerja BNNK Tanah Laut 2023 sudah tercapai.

“Baik itu rehabilitasi maupun P2M. Untuk berantas100 persen jadi sesuai dengan target. Sedangkan anggaran sudah terealisasi 99, 15 persen serapannya,” paparnya.

Komitmen ke depan, lanjut dia, BNNK Tanah Laut tidak bisa berjalan sendiri, namun perlu bantuan masyarakat dan instansi lain guna memerangi narkotika yang sudah sangat memprihatinkan.

Baca Juga:  Kapolda Kalsel Letakan Batu Pertama Pembagunan Gedung Serebaguna di Brimob

Kemudian, tambah dia, untuk pelaksanaan tes urine sudah masuk Perda Tanah Laut.

“Baik pegawai yang memperpanjang kontrak maupun ASN dilanjutkan pada 2024,” tandas Totok.

Dia mengimbau masyarakat untuk memerangi narkoba dan menyampaikan informasi saat menemukan penyalahgunaan narkoba ke BNNK Tanah Laut. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan