Secara bertahap memang sudah melaksanakan penghapusan jamban yang masih banyak bercokol di atas sungai
BANJARMASIN, KP – Ketua komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia meminta Pemko agar terus mensosialisasikan kepada masyarakat stop Buang air besar (BAB) di sungai.
“Seperti secara bertahap melaksanakan penghapusan jamban yang saat ini masih cukup banyak bercokol di atas sungai,” kata Hilyah Hilyah Aulia.
Sebelumnya kepada {KP} belum lama ini ia menyatakan keprihatinannya, pencemaran sungai di Banjarmasin dinilai semakin memprihatinkan dan diharapkan menjadi masalah serius yang harus segera diatasi.
Masalahnya kata Hilyah Aulia, karena sebagian air minum atau bersih yang diolah PT Air Minum Bandarmasih di kota ini bersumber dari air baku yang diambil dari sungai, diantaranya Sungai Martapura.
Menurutnya, pencemaran sungai diantaranya selain disebabkan pembuangan berbagai limbah, tapi akibat bakteri escherichia coli (e.coli).
Hilyah Aulia menyatakan apresiasinya, karena dalam upaya meminimalisir pencemaran sungai, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) 2023 tahun lalu memberikan bantuan pembuatan Water Closet (WC) kepada sebanyak 70 warga.
“Sementara tahun 2024 ini kabarnya program itu tetap dilanjutkan membantu sebanyak 200 rumah warga yang belum memiliki WC,” tutupnya. (nid/K-3)















