Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Tiga Irigasi Rawa Mendapat Rehabilitasi Jaringan

×

Tiga Irigasi Rawa Mendapat Rehabilitasi Jaringan

Sebarkan artikel ini

Banjarbaru, KP – Jaringan irigasi menjadi salah satu kunci dalam produksi pangan. Air yang lancar juga akan berimbas pada tanaman yang subur.

Karena itu, pada tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, kembali melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi.

Android

Tiga titik rawa dipilih, dua di Kabupaten Banjar dan satu di Kabupaten Hulusungai Selatan (HSS).

Lokasi tepatnya di Antasan Tanipah dan Tanggul Martapura, Kabupaten Banjar, serta Rawa Negara di Kabupaten HSS.

“Saat ini, tiga irigasi ini menjadi prioritas.

Diharapkan akan meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkap Kepala Seksi Irigasi dan Air Baku, Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kalsel, Herry Ade Permana.

Pengelolaan irigasi pada saat ini memiliki beberapa kewenangan, yakni pengolahan di bawah 1.000 hektare menjadi kewenangan kabupaten.

Di antara 1.000-3.000 hektare adalah kewenangan provinsi dan di atas 3.000 hektare menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Herry mengatakan di Rawa Negara (HSS) menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) ditarget sepanjang 23 Km dan terdapat dua pintu air yang akan direhabilitasi.

Targetnya seluas 2.686 hektar, dari luas baku 3.066 hektar.

“Irigasi rawa Antasan Tanipah Banjar mempunyai target rencana galian sepanjang 33 Km.

Program ini tidak mempunyai pintu air dan bangunan lain, serta targetnya adalah seluas 1.530 hektar dari total luas baku 3.494 hektar,” ujarnya.

Adapun, irigasi rawa Tanggul Martapura Banjar mempunyai target sepanjang 10 Km dengan dua bangunan dan jalan usaha tani sepanjang 1 Km.

“Target dari program ini adalah seluas 571 hektar saja, dari target sebesar 2.838 hektar,” tukasnya.

Adanya program Rehabilitasi Jaringan Irigasi, tentu dapat membantu memperbaiki saluran atau jaringan irigasi melalui normalisasi dan rehabilitasi.

Baca Juga:  Jadi Atensi Masuknya Jaringan Narkotika Hingga Meluas Karhutla

“Terpenting untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian serta meningkatkan ketahanan pangan di Kalsel,” ujarnya.(mns/K-2)

Iklan
Iklan