Iklan
Iklan
Iklan
BANUA KITABarito Kuala

1.445 Usulan Disampaikan Masyarakat Batola di Acara Musrenbang

×

1.445 Usulan Disampaikan Masyarakat Batola di Acara Musrenbang

Sebarkan artikel ini
MUSREMBANG - Tahun 2025 di Aula Selidah, Rabu (27/3). (KP/Agung)

Marabahan, KP – Sebanyak 1.445 usulan disampaikan masyarakat pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Kuala untuk tahun 2025 di Aula Selidah, Rabu (27/3/2024).

“Dibandingkan dengan kemampuan keuangan daerah, tentunya tidak semua usulan dapat diakomodir. Bagaimana kita perlu melaksanakan Musrenbang ini terkait bagaimana kita mencermati dan melakukan prioritas pembangunan,” kata

Android

Penjabat (Pj) Bupati yang diwakilkan oleh lSekretaris Daerah (Sekda) Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc.

Ditambahkan dia, tuntutan masyarakat lebih besar terkait infrastruktur, di setiap kecamatan ketika melakukan safari ramadhan hadir usulan terkait infrastruktur dan keluhan anggaran.

“Laporan dari dinas PU bahwa jalan di Barito Kuala yang masih dalam kondisi rusak sekitar 300 Km dan perlu anggaran 100 Miliyar untuk perbaikan,” paparnya.

Disampaikan Zulkipli pelaksanaan Musrenbang dalam rangka untuk menyeleksi usulan-usulan yang prioritas dan merupakan kewenangan kabupaten. Usulan kewenangan desa diharapkan dapat di akomodir pula melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), dan terkait kewenangan provinsi dan nasional disampaikan pula melalui Musrenbang provinsi dan nasional.

Musrenbang sendiri bertemakan “Memantapkan Pemerataan Pembangunan dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia”.

Musrenbang merupakan tahapan penting dalam perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan amanat undang – undang 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan nasional, undang – undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017 yang mengatur terkait penyusunan dan evaluasi dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Turut berhadir dalam Musrenbang Ketua DPRD dan anggotanya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri Wisnu Hidayat,SE.M.Si secara virtual, perwakilan Sekretaris Daerah Kab.Tapin, Beppeda Provinsi Kalsel yang diwakili oleh kabid P2EPD Prov. Kalsel, para Staf Ahli Bupati dan para asisten Sekda, narasumber dari UGM Adi Subandrio secara virtual, Kepala Kementrian Agama Batola, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan, Kepala Dinas Instansi Vertikal Lingkup Pemerintah, Ketua TP.PKK, Ketua DWP Kab.Batola, Pimpinan BUMN BUMD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. (ang/K-6)

Iklan
Baca Juga:  HST Gelar Sosialisasi Worshop Implementasi Pendidikan Inklusi 
Iklan