Iklan
Iklan
Iklan
OLAHRAGA

Dispora Kalsel gelar Pelatihan Therapis Olahraga Sport Recovery Management’

×

Dispora Kalsel gelar Pelatihan Therapis Olahraga Sport Recovery Management’

Sebarkan artikel ini
SEKDISPORA : Fathul Bahri, Kabid Binpres Heru Susmianto,bersama peserta Pelatihan Sport Recovery Management, Rabu (17/4/2024). (Kp/nafarin fauzy)

Dispora Kalsel gelar Pelatihan dan Pengembangan Tenaga Keolahragaan 2024, yang diikuti 62 peserta dari Dispora 13 kabupaten kota, BKOM,PTOI dan mahasiswa.

BANJARMASIN, KP – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, menggelar Pelatihan dan Pengembangan Tenaga Keolahragaan Tahun 2024.

Pelatihan dibuka resmi oleh Kadispora Kalsel H Hermansyah diwakili Sekretaris Dispora h Fathul Bahri, mengusung tema ‘Sport Recovery Management’ kegiatan ini dimulai sejak Rabu (17/4/2024) sampai Jumat (19/4) di Hotel Pyramid Suites Banjarmasin.

Menurut Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora, Heru Susmianto,

Pelatihan diikuti 62 peserta dari Dispora di 13 Kab/Kota se-Kalsel, BKOM Kalsel, PTOI (Perkumpulan Therapis Olahraga Indonesia) Kalsel, serta mahasiswa dari ULM (Universitas Lambung Mangkurat) dan UNISKA (Universitas Islam Kalimantan.

Dipaparkan Heru Susmianto, dengan adanya kegiatan ini diharapkan, bisa membekali terapis-terapis yang ada di berbagai daerah di Kalsel.

“Membekali manajemen recovery yang baik dan benar, sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat kepada atlet baik sebelum maupun sesudah tanding,” ucap Heru usai pembukaan, Rabu (17/4) sore.

Kadispora H Hermansyah dalam sambutan tertulis dibacakan Fathul Bahri mengatakan, latihan merupakan salah satu cara menjaga performa atlet agar tetap stabil dan terus meningkat, namun disisi lain latihan juga menuntut beban berat bagi atlet baik fisik maupun mental yang dapat berakibat turunnya kinerja atlet itu sendiri.

‘’Perhatian khusus harus diberikan kepada atlet yang menjalani latihan atau kompetisi dengan frekuensi beberapa kali dalam sehari. Pada hal seperti ini pemilihan jernis makanan yang mudah dicerna dan cepat diserap merupakan hal yang penting, pelatih artau ahli gizi harus mempunyai cukup pengetahuan mengenai pengaturan nutrisi dalam menghadapi kompetisi dengan frekuensi seperti ini,’’ Paparnya.

Baca Juga:  Petenis Asal Banjarmasin, Rifqy Tantang Petenis Jepang di Perempatfinal Harum Energy Men's World Tennis Tour

Ditambahkannya, Dispora Kalsel mencoba memfasikitasi para tenaga keolahragaan untuk mempelajari dan memahami SWport Recovery Management yang sering dilupakan saat membuat program latihan. Recovery yang tepat akan membuat atlet terhindar dari kelelahan atau over reaching (melampaui batas), over training (latihan berlebihan). Bahkan tidak sedikit bukan karena program latihan yang gagal tetapi recovery yang kurang tepat menyebabkan gagal menjadi juara, ucapnya.

Karena itu, kata Kadispora, kebutuhan untuk mencetak tenaga keolahragaan yang professional sebanyak mmungkin merupakan program berkelanjutan Dispora Kalsel setiap tahunnya, dilatarbelakangi oleh terus berkembangnya ilmu-ilmu sport science di dunia olahraga dewasa ini, khususnya Indonesia, pungkasnya.

Kabid Binpres Dispora, Heru Susmianto menyebutkan, tujuan dari kegiatan tersebut diantaranya menyelenggarakan pelatihan dan pengembanhan tenaga keolahragaan yang mempunyai konsistensi berbasis sport science.

Meningkatkan kompetensi tenaga keolahragaan di Kalsel guba menunjang peningkatan prestasi olahraga di daerah. Memberikan bekal pengetahuan kepada para peserta tentang bagaimana management yang baik dan tepat dalam menunjang kondisi atlet guna meningkatkan prestasi olahraga di daerah, caranya membuat sport recovery.

Adapun narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini diantaranyandari Perkumpulan Terapis Olahraga Indonesia (PTOL), dan dari BKOM Provinsi Kalimantan Selatan. (nfr/k-9)

Iklan
Iklan