Iklan
Iklan
Iklan
BANUA KITATapin

Pj Bupati Minta CGP Bisa Memperbaiki Pendidikan Sekolah

×

Pj Bupati Minta CGP Bisa Memperbaiki Pendidikan Sekolah

Sebarkan artikel ini
SIMBOLIS - Pj Bupati Tapin menyelempangkan selendang ke salah satu calon guru penggerak yang sudah selesai mengikuti pendidikan guru penggerak di Kabupaten Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP – Penjabat (Pj)  Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin membuka Festival Panen Hasil Belajar hasil program pendidikan guru penggerak angkatan 9 Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin. Sabtu (21/4/2024) bertempat Aula SMA Rantau.

Festival Panen Hasil Belajar menampilkan 7 Lokakarya yang dibuat oleh 18 orang calon guru penggerak berbagai tingkatan di Kabupaten Tapin.

Turut hadir Sekretaris Daerah Tapin Dr Sufiansyah, Kepala Dinas Pendidikan Tapin Irnawati, Perwakilan Dinas Pendidikan Prov Kalsel Tokoh Pendidikan di Kabupaten Tapin serta jajaran Dinas Pendidikan Tapin 

Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah kabupaten Tapin memberikan apresiasi tinggi dan ucapan selamat kepada semua calon guru penggerak yang telah belajar dengan sungguh sungguh untuk dapat mencapai hasil maksimal.

“Saya ucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang tinggi buat semua yang terlibat dalam kegiatan pendidikan guru penggerak,” katanya.

Menyambut baik tema diusung yakni tergerak, bergerak dan menggerakkan, ini makna sangat baik dalam dunia pendidikan.

“Dalam hal tergerak kita melihat bagaimana ada masalah disekolah kita dalam hal pendidikan, dari masalah itulah seorang guru dia akan tergerak bagaimana untuk memperbaiki pendidikan dilingkungan sekolahnya itulah makna tergerak,” jelasnya.

Kemudian bergerak, dari masalah dalam pendidikan tersebut, dia seorang guru memuat bikin konsep,  bagaimana memperbaiki masalah yang ada di lingkungannya.

“Setelah membuat konsep dan dilaksanakan dengan menggerakkan orang lain untuk bisa mengikuti apa yang diterapkan itulah guru penggerak,” katanya.

Kalau hal ini bisa dikolaborasikan semua gagasan yang ada, kita yakin  pendidikan di Tapin akan baik dan berkualitas.

“Mudahan mudahan dari 18 orang calon guru penggerak dapat benar benar melaksanakan dan menerapkan lokakarya yang dibuat,  jangan hanya waktu ikut  pelatihan,” tandasnya.

Baca Juga:  Diskominfo Batola Rakor PPID dan Bimtek Admin Kehumasan

Untuk saya berpesan kepada cpg, jadilah pemimpin pembelajaran yang handal selalu menjadi teladan dan jangan berhenti belajar tergerak bergerak dan menggerakkan.

Kepala Dinas Pendidikan Tapin Irnawati melaporkan, kepempinan pendidikan kedepannya berasal dari guru penggerak.

“Tujuan mempersiapkan membentuk para guru terbaik untuk menjadi pemimpin yang berkualitas dijenjang sekolah di Kabupaten Tapin,” ujarnya.

Jumlah calon guru penggerak berjumlah 18 guru dari jenjang TK SD SMP dan SMA di Kabupaten Tapin.

Untuk diketahui perjalanan calon guru penggerak mengadakan seleksi, simulasi belajar dan wawancara serta loka karya serta praktek dan belajar secara daring selama 6 bulan.

“Pendidikan guru penggerak ini dilaksanakan selama enam bulan dengan pola 70 persen pembelajaran daring online di tempat kerja tanpa meninggalkan tugas mengajar di sekolah 20 persen belajar dengan rekan kerja sejawat dan 10 persen belajar dengan pengajar praktek, fasilitator dan hasil akhir kegiatan guru penggerak yaitu menampilkan lokakarya panen hasil belajar,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa selama masa pendidikan ini para cgp ini, tetap melaksanakan tugasnya berbagai pendidikan di sekolahnya masing-masing.

“Jadi mereka calon guru penggerak tetap bertanggung jawab dengan tidak melaksanakan tugas utamanya sebagai pendidik di sekolah masing-masing,” katanya.

Sebelum dibuka festival panen hasil belajar, Calon Guru Penggerak memberikan laung dari kain sasirangan kepada Pj Bupati Tapin, Kepala Tim Guru Penggerak Kalsel dan Sekda Tapin.dilanjutkan dengan pembukaan festival lokakarya dari calon guru penggerak angkatan 9 kabupaten Tapin. (abd/K-6)

Iklan
Iklan