Iklan
Iklan
Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Garapan Objek Wisata Kota Banjarmasin Hidup Segan Mati Tak Mau

×

Garapan Objek Wisata Kota Banjarmasin Hidup Segan Mati Tak Mau

Sebarkan artikel ini
TAMAN WISATA- Taman Satwa Banjar Bungas sebagai salah satu destinasi objek wisata andalan Kota Banjarmasin yang kini sepi pengunjung. (KP/Amir)

Wisata air mancur menari yang ditampilkan setiap malam Minggu oleh Pemko Banjarmasin di Taman Kamboja maupun di atas Jembatan Pasar Lama sudah tak menari lagi dan tinggal kenangannya lagi

BANJARMASIN, KP – Upaya Pemko Banjarmasin meningkatkan kunjungan wisata terus dilakukan pembenahan. Namun tampaknya sentunan perbaikan dan renovasinya, boleh dibilang hanya sebatas asal bapak senang saat diresmikan dan setelah itu tinggal popan nama.

Hal itu terbukti meski sudah membangun sejumlah tempat objek wisata seperti kampung bioku, dan masih banyak lagi. Namun banyak objek wisata andalan di kota ‘ seribu sungai’ ini tidak mampu bertahan lama, bahkan dinilai hampir mati suri lantaran sepi pengunjung.

Terakhir dari sejumlah objek wisata itu diantaranya wisata Kampung Ketupat. Objek wisata yang selesai dibangun tahun 2023 tahun lalu di tepian Sungai Martapura ini belum genap satu tahun beroperasi sudah terbengkalai dan tidak lagi beroperasi.

Selanjutnya, objek Ruang Terbuka Hijau (RTH wisata Taman Kamboja di Jalan H Anang Adenansi yang kini sepi pengunjung baik untuk sekedar bersantai atau menikmati waktu luang bersama keluarga.

Menurut salah seorang petugas kebersihan di RTH Taman Kamboja, Widodo sepinya kunjungan ini sudah mulai terjadi dalam empat tahun terakhir tepatnya semenjak wabah pandemi Covid- 19, ditambah kondisi jika malah selain fasilitas cukup dan lampu penerangan cukup ternyata masih banyak dipasang para anak-anak sampai remaja mangkal ngelim.

Bahkan wisata air mancur menari yang ditampilkan setiap malam Minggu oleh Pemko Banjarmasin sudah lama tidak lagi ditayangkan baik di Taman Kamboja maupun di atas Jembatan Pasar Lama sudah tak menari lagi tinggal lampunya saja.

Hal sama dialami wahana permainan anak dan peralatan untuk berolahraga yang disediakan di RTH Taman Kamboja ini tidak lagi diminati.

Baca Juga:  Tak Ada Jaminan Pemberian Gaji Lancar

Selanjutnya Taman Agro dan Satwa Banjar Bungas berlokasi di Jalan Jahri Saleh yang dalam lima tahun terakhir pengunjungnya semakin berkurang.

Sementara hal sama juga dialami sejumlah objek wisata kuliner. Sebutnya saja destinasi wisata Kampung Hijau di tepian Sungai Martapura yang berlokasi Jalan Kramat Raya, Kelurahan Sungai Bilu.

Jauh sebelumnya hal sama juga dialami sejumlah destinasi wisata kuliner lainnya diantaranya kuliner Jalan Pos dan KWK Baiman yang didirikan tahun 2017 berlokasi di Jalan Lingkar Dalam yang kini jumlah pedagangnya hanya sedikit mampu bertahan.

Sepinya sejumlah objek wisata ini diakui Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin. Bambang Yanto Permono. Menurut penilaiannya, salah satu penyebabnya karena Pemko kurang memberikan sentuhan.

Hal itu dapat dilihat masih cukup banyaknya sarana dan prasarana pendukung yang belum dilengkapi.

“ Seperti objek wisata kuliner perlunya dipasangi berbagai lampu-lampu hias dan ornamen hiasan lainnya agar lokasi wisata kuliner itu pada malam hari lebih terlihat menarik, ” kata Bambang Yanto. (nid/K-3)

Iklan
Iklan