Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Kawal Bersama Bandara Syamsudin Noor Kembali jadi Internasional

×

Kawal Bersama Bandara Syamsudin Noor Kembali jadi Internasional

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP – Kawal bersama Bandara Syamsudin Noor, kembali jadi Internasional

Hal ini diutarakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Rosehan Noor Bahri.

“Kita berharap kepada Pemprov Kalsel dalam hal ini gubernur dan jajarannya, agar mengawal bandara Syamsudin Noor kembali menjadi bandara internasional,” ungkapkanya usai rapat paripurna internal di DPRD Kalsel, Jum’at (3/5).

“Semoga Bandara Syamsudin Noor kembali menjadi Bandara Internasional,” ujar Wakil Gubernur periode 2005–2010.

Menurutnya, untuk menjadikan bandara internasional, semua pihak harus turut serta memberikan dukungan.

“Untuk itu, mari kita kawal bersama guna menciptakan bandara tersebut menjadi bandara internasional,” tegas politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Karena itu, perlu dukungan semua pihak, baik dari wakil rakyat di semua tingkatan, gubernur, dan para pemangku kepentingan terkait.

“Ditambah lagi adanya gerakan dari para pengusaha dari sektor pariwisata, agar lebih mengembangkan pariwisata daerah supaya menarik perhatian wisatawan mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, maupun Brunei Darussalam,” ucap Rosehan.

Penerbangan internasional tersebut juga diharapkannya menjadi jembatan silaturahmi antar warga serumpun, yang saat ini hanya bersilaturahmi melalui media sosial.

Meski terdapat penerbangan ke beberapa negara tersebut, tetapi harus transit dengan biaya yang mahal, apalagi transit bisa menimbulkan waktu yang lama.

Sebelumnya juga disesalkan mantan Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Kalimantan Selatan (Kalsel) HM Taufik Effendie SE, MBA.

Pasalnya, ucap salah satu penggas, untuk mendapatkan status Bandara Syamsudin Noor menjadi Bandara Internasional, melalui perjuangan pajang.

Kala itu katanya, Kadin secara resmi membuat surat dengan berbagai alasan dengan bolak balik datang ke Jakarta untuk meminta supaya Bandara Syamsudin Noor bisa dijadikan Bandara Internasional.

Jadi, selain Kadin bersama Pemerintah Daerah yang kala itu Gubernur Kalsel dijabat HM Sjahriel Darham (almarhum), dan Kepala Dinas Perhubungan Kalsel H Ardiansyah (almarhum) bersama terus melobi ke Kementrian Perhubungan.

Baca Juga:  Capain Pajak di Kalsel Tembus 65 Persen

Dalam pertemuan tak hanya melakukan diskusi, melobi serta memberikan berbagai alasan agar memudahkan warga Kalsel yang agamis dan warga Kalteng.

Dimana pada musim haji maupun umrah, bisa mendapatkan pelayanan penerbangan untuk melaksanakan beribadah secara langsung.

Dengan berbagai dalih dan alasan yang mendasar itulah, akhirnya dikeluarkan sebuah Keputusan bahwa Bandara Syamsudin Noor ditetapkan sebagai Bandara Internasional, hingga beberapa kali perluasan dan Pembangunan.

“Kalau pencabuatan secara sepihak tentu saja kurang tepat, apalagi sekarang Kalsel sebagai pintu gerbang IKN sehingga pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan dalam percabutan status supaya dipertimbangan kembali,” ucap HM Taufik Effendie, tokoh Banua ini.

Karena itulah, bertekat dan akan mendorong kalangan dunia usaha bersama pemerintah Kalsel kembali untuk menganulir SK Percabuatan Bandara Syamsudin Noor Kembali Bandara International supaya dibatalkan. (*/net/K-2)

Iklan
Iklan