Iklan
Iklan
Iklan
EKONOMIKotabaru

Perwakilan Kemenkeu Sebut Kinerja Realisasi DBH dan Dana Desa di Kotabaru Sudah Optimal

×

Perwakilan Kemenkeu Sebut Kinerja Realisasi DBH dan Dana Desa di Kotabaru Sudah Optimal

Sebarkan artikel ini
Kakanwil DJPb Kalsel Syafriad serahkan penghargaan kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus.(Kalimantanpost.com/Repro humaskanwil DJPbKalsel)

KOTABARU, Kalimantanpost.com -Perwakilan Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan telah melaksanakan kunjungan kerja ke Kotabaru dan diterima Bupati Kotabaru
H Sayed Jafar Alaydrus dalam kegiatan yang berupa High Level Meeting dengan tema Peran Regional Chief Economist dalam Mendorong Implementasi Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.

Selain Bupati, hadir juga Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif, Sekda Kotabaru Said Akhmad, Kepala BPKAD Kotabaru Risa Ahyani, Kepala DPMD Kotabaru Basuki, Kakanwil DJKN Kalselteng Kusumawardhani, Kakanwil DJPb Kalsel Syafriadi, Kakanwil DJP Kalselteng: Syamsinar dan Kakanwil DJBC Kalbagsel Dwijo.

Pada kesempatan kunjungan kerja, diserahkan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru yakni sebagai Pengelola Penyaluran DAU dan DBH terbaik Mitra Kerja KPPN Kotabaru periode Januari-April 2024.

Dalam kegiatan kunjungan tersebut, terdapat beberapa topik yang disampaikan oleh perwakilan Kementerian Keuangan terkait kondisi di Kotabaru diantaranya tentang
kinerja Transfer ke Daerah Kabupaten Kotabaru Urutan ke-6 se Kalsel.

Kakanwil DJPb Kalsel Syafriadi mengungkapkan kinerja TKD Kalsel tahun anggaran 2023 secara keseluruhan sebesar Rp31,68 triliun atau 99,53 persen dari pagu Rp31,83 triliun.

“Realisasi Kabupaten Kotabaru TA 2023 sebesar Rp2,837 triliun atau 99,67 persen dari pagu Rp2,846 triliun (Urutan ke-6 persentase realisasi se Kalsel),” ujarnya.

Ditambahkan dia, kinerja realisasi DBH dan Dana Desa sudah optimal dan menyamai rata-rata realisasi se-Kalsel. Kinerja DAK Fisik lebih baik dari rata-rata realisasi se-Kalsel, namun diharapkan dengan sisa pagu yang tersisa masih dapat dioptimalkan agar dapat terserap secara maksimal.

“Bila dibandingkan dengan pagu awal tahun 2023, alokasi pagu awal tahun TKD Kotabaru mengalami peningkatan pada 4 jenis TKD yakni DBH (42,59 persen), DAU (3,80 persen), DAK Fisik (80,41 persen) dan Insentif Fiskal (100 persen),” ucapnya.

Baca Juga:  Telin dan Dialog Axiata Tandatangani Kemitraan Strategis untuk Kelola Layanan Terminasi Suara dan SMS Internasional

Ditambahkan Syafriadi, jumlah Pendapatan pada APBD Kabupaten Kotabaru tahun 2024 sebesar Rp3.008,76 miliar. Persentase Pendapatan APBD terbesar pada Kotabaru bersumber pada Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat sebesar Rp2.674,62 miliar atau 82,04 persen dari total pendapatan.

Selain itu, sampai dengan 26 April 2024, realisasi Pemerintah Pusat dikenal dengan Transfer Ke Daerah (TKD) yang disalurkan melalui KPPN Kotabaru
sebesar Rp823,33 miliar (33,96 persen) dari pagu TKD.

“Penyaluran TKD mengalami peningkatan pada TA 2024 sebesar 31,42 persen dibanding TA sebelumnya. Penyaluran TKD mengalami perlambatan pada DAK Non Fisik dan Dana Desa, sedangkan peningkatan terjadi pada DBH dan DAU,” tandasnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan