Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
OLAHRAGA

Lamine Yamal Pencetak Gol Termuda Piala Eropa dan Rekor Pele, Bawa Spanyol ke Final Usai Taklukkan Perancis 2-1

×

Lamine Yamal Pencetak Gol Termuda Piala Eropa dan Rekor Pele, Bawa Spanyol ke Final Usai Taklukkan Perancis 2-1

Sebarkan artikel ini
Penyerang Spanyol Lamine Yamal merayakan gol yang diciptakannya dalam semifinal Euro 2024 antara Spanyol dan Prancis di Allianz Arena atau Muenchen Football Arena di Muenchen pada 9 Juli 2024. (Kalimantanpost.com/Antara/AFP)

JERMAN, Kalimantanpost.com – Pemain masa depan Spanyol, Lamine Yamal mencetak sejarah baru dalam Piala Eropa dengan menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah Piala Eropa.

Menurut laporan UEFA, Yamal menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah Euro dalam usia 16 tahun 362 hari.

Dia mencetak gol penyeimbang saat Spanyol mengalahkan Perancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Stadion Allianz Arena pada Rabu (10/7/2024) dinihari WIB.

Yamal mencetak gol spektakuler pada menit ke-21 setelah menerima bola di sisi kiri sebelum menusuk ke tengah dan melepaskan tendangan kaki kiri melengkung dari luar kotak penalti.

Bola sepakan Yamal mengarah ke pojok kiri gawang yang tak bisa dijangkau kiper Prancis Mike Maignal.

Gol tersebut membuat Yamal memecahkan rekor pencetak gol termuda yang dipegang pemain Swiss, Johan Vonlathen, sejak Piala Eropa 2004 dan Piala Dunia dalam usia 16 tahun dan 362 hari. Dia memecahkan rekor Pele.

Vonlathen saat itu berusia 18 tahun dan 141 hari ketika mencetak gol melawan Perancis. Yamal sendiri akan menginjak usia 17 tahun pada 13 Juli atau sebelum laga final Piala Eropa 2024.

Partai final Piala Eropa 2024 sendiri akan berlabuh di Stadion Olimpiade Berlin pada 15 Juli.

Meski baru berusia 16 tahun, Yamal telah menjadi andalan Spanyol dalam kompetisi ini. Pemain Barcelona sudah menjalani pertandingan Spanyol yang lima di antaranya menjadi starter.

Dia telah membuat satu gol dan tiga assist untuk Spanyol selama Euro 2024.

Sementara itu, hasil ini membuat Spanyol melaju ke final Piala Eropa untuk kelima kali setelah Euro 1964, 1984, 2008, dan 2012, yang tiga di antaranya mereka menangkan.

Baca Juga:  Ketua DPR RI Sudah Tandangani Dokumen Naturalisasi Ragnar, Thom Haye, dan Maarten Paes

Spanyol menunggu pemenang laga semifinal laina antara Inggris dan Belanda yang digelar di Signal Iduna-Park pada Kamis dini hari esok pukul 02.00 WIB.

La Furia Roja langsung mengancam saat laga baru berjalan lima menit. Lamin Yamal melepaskan umpan silang dari sisi kiri ke kotak penalti, bola berhasil disundul Fabian Ruiz yang masuk dari lini kedua.

Sayang, sundulan Ruiz melambung di atas gawang Perancis yang dikawal Mike Maignan.

Pada menit ke-9, Perancis unggul lewat gol Kolo Muani. Proses gol terjadi berkat umpan silang matang Kylian Mbappe, yang disundul Kolo Muani dengan bebas ke pojok kiri gawang Unai Simon.

Spanyol menyamakan kedudukan pada menit ke-21 ketika Lamine Yamal mencetak gol spektakuler melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti ke pojok kanan atas gawang, yang gagal diblok Maignan.

Yamal menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam Euro dan Piala Dunia dalam usia 16 tahun dan 362 hari. Dia memecahkan rekor Pele.

Pada menit ke-25, Dani Olmo membuat Spanyol membalikkan keadaan. Mendapatkan bola di kotak penalti, Olmo mengecoh dua pemain sebelum melepaskan tendangan mendatar.

Bek Jules Kounde berusaha memblok bola, tetapi bola masuk ke gawang Prancis. Gol itu sempat dianggap gol bunuh diri sebelum dinyatakan sah sebagai gol Olmo.

Skor 2-1 untuk keunggulan Spanyol bertahan hingga akhir babak pertama.

Tak banyak perubahan permainan selepas jeda istirahat, kedua tim tetap bermain menyerang dengan Perancis berusaha keras menyamakan kedudukan.

Prancis mengancam Spanyol pada menit ke-52. Bola sundulan Aurelien Tchouameni mengarah gawang, tetapi bisa masih bisa ditangkap Unai Simon.

Mbappe melepaskan tembakan pada menit ke-57 tapi tak bisa menaklukkan Unai Simon.

Baca Juga:  Tak Terlihat Jay Idzes pada Latihan Resmi Timnas Indonesia

Prancis mulai lebih sering menekan sehingga memaksa Spanyol lebih bertahan. Namun, skuad asuhan Didier Deschamps itu kesulitan mencetak gol penyeimbang.

Theo Hernandez membuang peluang emas di kotak penalti pada menit ke-75. Dalam posisi bebas, bola tembakannya malah melambung dari gawang Spanyol.

Menjelang akhir pertandingan, Yamal mendapat peluang lewat tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-81. Kali ini bola tembakannya sedikit melenceng dari target.

Perancis gagal mencetak gol penyeimbang di hingga pertandingan berakhir sehingga Spanyol yang mendapatkan tiket final Euro 2024.

Iklan
Iklan