BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Memperingati hari jadi ke-61
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel), pimpinan SKH Kalimantan Post menyambangi kantor bank Banua, Selasa (25/3/2025).
Kedatangan Pemimpin Perusahaan Kalimantan Post H Teddy Perkasa Taufik, SE, MBA, Wakil Pemimpin Perusahaan Ahmad Rianto, Pemimpin Redaksi Kalimantan Post Hj Sunarti dan Kabag Akunting, Sirkulasi dan Gt Rudy Fitriadi, SE disambut sangat rahmah olen Direktur Operasional Bank Kalsel, H Fikri.
Rombongan Kalimantan Post menyerahkan dua kue ulang tahun yang diserahkan Pemimpin Perusahaan Kalimantan Post H Teddy Perkasa Taufik dan diterima Direktur Operasional Bank Kalsel, H Fikri.
Direktur Operasional Bank Kalsel, H Fikri mengatakan sangat berterima sama media, khususnya Kalimantan Post yang selalu mensupport dalam pemberitaan.
“Tanpa media, kami tak bisa menyampaikan program dan kegiatan yang kami kerjakan ke masyarakat luas,” ungkapnya.
Dikesempatan itu, Fikri juga mengungkapkan Bank Pembangunan Daerah yang didirikan pada tahun 1964, Bank Kalsel terus bertransformasi mengikuti tuntutan zaman.
“Di era digital ini, Bank Kalsel pun mengikutinya. Malah dengan digitalisasi bisa menekan dan lebih kecil biayanya bisa diterima sekarang. Bisa mendongkrak hasil usaha labanya,” ujarnya.
Ada beberapa layanan digital diluncurkan seperti Internet Banking Bisnis Bank Kalsel dan Aksel by Bank Kalsel. Layanan ini memungkinkan nasabah untuk melakukan berbagai transaksi perbankan tanpa batas ruang dan waktu, mulai dari transfer BI-Fast, pembayaran sekolah, listrik, air, pajak kendaraan, hingga PBB.
Fikri juga mengungkapkan sekarang ini Bank Kalsel perlu secepatnya mengarah ke bank devisa.
“Bisnisnya di Bank Devisa terbuka lebar disana, banyak peluang disana yang bisa diambil. Sayang kalau kita tidak manfaatkan,” ujarnya.
Diakui Fikri, memang arah menuju kesana perlu persiapan yang banyak. Misalnya kesehatan harus bagus selama tiga periode, sistem dan manusia juga dipersiapkan dengan baik.
Mengenai modal bank devisa, lanjut dia tak menjadi masalah, karena Bank Kalsel dapat 3 triliun lebih. “Sekarang sudah dapat hanpir 3,6 triliun. Walau demikian kita perlu memupuk modal lagi dan tidak stagnan disitu. Ini supaya bisa mengembangkan yang lain,” ujarnya.
Misalnya, lanjut dia, mau mengembangkan kemana gabung seperti apa dan modal harus ada terus.
Sementara Pemimpin Perusahaan Kalimantan Post H Teddy Perkasa Taufik, SE, MBA mengatakan sangat berterima kasih atas kerjasamanya yang terjalin selama ini.
Senada diungkapkan Pemimpin Redaksi Kalimantan Post, Hj Sunarti. “Semoga kerjasama kita terus berlanjut,” paparnya. (ful/KPO-3)















