Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Bustos ‘Nodai Kesucian’ Barito Putera

×

Bustos ‘Nodai Kesucian’ Barito Putera

Sebarkan artikel ini
8 HL Barito Putera 1
Pemain Barito Putera (kuning) tertududuk sedih usai kalah 0-1 atas Persela Lamongan pada pekan keenam Championship Liga 2 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kalimantan Selatan, Sabtu (18/10/2025). (KP/Instagram Barito Putera)

“Jumlah tembakan dilakukan Barito Putera sebanyak 14 kali, lima diantaranya mengarah ke gawang, sedangkan Persela Lamongan hanya 5 kali dan hanya satu kali mengarah ke gawang berbuah gol”

Banjarmasin, KP – ‘Kesucian’ Barito Putera sebagai tim belum terkalahkan dan tak kebobolan, akhirnya ‘ternoda’. Ini berkat gol yang dibuat Jonathan Bustos sekaligus membawa timnya, Persela Lamongan mengalahkan tuan rumaj Laskar Antasari 1-0 dalam pertandingan di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (18/10/205).

Kalimantan Post

Sebenarnya berdasarkan statistik pertandingan, Barito Putera unggul dalam penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen.

Begitu juga jumlah tembakan dilakukan Barito Putera lebih dominan, sebanyak 14 kali, lima diantaranya mengarah ke gawang, sedangkan Persela Lamongan hanya 5 kali dan hanya satu kali mengarah ke gawang, tapi berbuah gol.

Lalu, total tekel dilakukan pemain Barito Putera sebanyak 12 kali, sedangkan Persela ada 10 kali.

Namun, unggul penguasaan bola dan tembakan tak membantu menaklukan tim tamu yang bermain bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik.

Hanya mendapat satu peluang emas dimanfaatkan pemain Persela, Jonathan Bustos membobol gawang Barito Putera di menit 63. Butos pun menjadi orang pertama membobol gawang tim kebanggaan Barito Putera.

Walau pun kalah, Barito Putera masih memimpin Grup B atau Wilayah Timur dengan poin 15 dari 5 kali menang dan 1 kali kalah.

Namun, jika PSS Sleman menang atau seri melawan PSIS Semarang Minggu malam akan menggusur tim Laskar Antasari di posisi puncak klasemen Grup Timur.

Sebaliknya dengan kemenangan itu, Persela Lamongan meraih poin 10 dari 3 kali menang, sekali seri dan 2 kali kalah.

Ini juga kemenangan kedua dalam turnya ke Kalimantan. Sebelumnya, Persela Lamongan mengalahkan tuan rumah Persiba Balikpapan 3-0.

Baca Juga :  Barito Putera Main Imbang di Kandang, Manajemen Tunggu Hasil Evaluasi Pelatih

Sementara itu walau pun mengalami kekalahan di kandang, Asisten Pelatih Barito Putera Isnan Ali tetap mengapresiasi kerja keras Fabiano Beltrame dan kolega, yang mampu menciptakan banyak peluang, meskipun tidak kuasa dikonversi menjadi gol.

“Dari hasil, bukan yang kami inginkan, apalagi bermain di rumah kami sendiri. Tapi, saya tetap apresiasi para pemain atas kerja keras mereka sampai akhir juga kami punya banyak sekali peluang. Mereka sangat bekerja keras,” ujarnya dikutif dari laman ILeague.

Isnan mengakui, pada 45 menit pertama, anak asuhnya sangat kesulitan untuk menembus pertahanan Persela Lamongan, yang menerapkan permainan bertahan. Hal yang kurang baik, ialah tim ini justru ikut irama permainan lawan.

Berbeda dengan babak kedua, mereka bisa tampil menekan dan mencoba untuk mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Walaupun, hingga wasit Juandi Hidayatullah meniup peluit panjang. Papan skor tidak berubah tetap 0-1.

“Memang pada awal babak pertama, kami sangat kesulitan dalam bermain, karena tim lawan juga main bertahan, dan kami sempat terbawa irama permainan lawan, yang banyak mengulur-ulur waktu,” tambahnya.

Pemain lokal Barito Putera Aditya Daffa tidak kuasa menutupi kekecewaannya atas terhentinya tren positif lima pertandingan selalu menang yang telah diukir pada awal Pegadaian Championship 2025/26. Dengan hasil tersebut, dia minta maaf kepada suporter yang datang langsung ke stadion.

“Pasti kami kecewa dengan hasil ini, tapi kami tetap mau berterima kasih kepada suporter yang sudah datang hari ini. Maaf, kami tidak bisa menang, tidak bisa mendapatkan tiga poin,” ujarnya. (ful/K-3)

Iklan
Iklan