BANJARMASIN – Komitmen Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin dalam menguatkan budaya riset nasional terus ditunjukkan melalui peran aktif Wakil Rektor III, Dr. Didi Susanto. Pada tahun pendanaan 2026, Dr. Didi tercatat mengajukan empat proposal penelitian melalui sistem BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dari empat usulan tersebut, dua penelitian masuk dalam skema Riset Dasar Fundamental Reguler, sementara dua lainnya merupakan Penelitian Hibah Magister. Seluruh proposal telah dinyatakan submitted dan saat ini tengah mengikuti proses seleksi nasional.
Topik penelitian yang diusulkan berfokus pada bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan, mulai dari pengembangan model pendidikan, manajemen mutu sekolah, hingga penguatan karakter serta pencegahan perundungan berbasis kearifan lokal. Tema-tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan sekaligus menjawab tantangan sosial yang berkembang di masyarakat.
Selain aktif sebagai Wakil Rektor III UNISKA, Dr. Didi Susanto juga dikenal sebagai peneliti produktif dan penulis buku akademik. Salah satu karyanya yang telah diterbitkan pada Januari 2026 berjudul “Interaksi Budaya: Memahami Nilai Kearifan Lokal”, yang mengulas pentingnya nilai budaya dan kearifan lokal dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkarakter. Buku tersebut menjadi salah satu rujukan akademik dalam kajian budaya dan pendidikan.
Aktivitas kepenulisan dan penelitian tersebut memperkuat peran Dr. Didi tidak hanya sebagai pimpinan perguruan tinggi, tetapi juga sebagai ilmuwan yang konsisten menghasilkan karya ilmiah dan pemikiran akademik.
“Penelitian harus memiliki dampak nyata, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun bagi masyarakat,” menjadi prinsip yang terus dipegang dalam setiap aktivitas akademik yang dijalankannya.
Melalui pengajuan dua riset dasar fundamental dan dua hibah magister tersebut, UNISKA Banjarmasin diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam riset berbasis kearifan lokal serta berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan di tingkat regional dan nasional.(fin/KPO-1)














