Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Atlet dan KONI Kota Banjarmasin Kecewa, Bonus Peraih Medali di Porprov XII Menurun

×

Atlet dan KONI Kota Banjarmasin Kecewa, Bonus Peraih Medali di Porprov XII Menurun

Sebarkan artikel ini
IMG 20260202 103709
Salah satu pertandingan cabang olahraga di Porprov XII 2025 Kalsel di Tanah Laut. (Kalimantanpost.com/Instagram Porprov Kalsel)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Bonus atlet Kota Banjarmasin peraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII 2025 di Tanah Laut menurun dibandingkan sebelumnya. Di Porprov XI di Hulu Sungai Selatan Rp 25 juta, sekarang menurun menjadi Rp 20 juta.

Penurunan sebesar Rp 5 juta itu membuat atlet dan KONI Kota Banjarmasin pun merasa kecewa.

Kalimantan Post

Tak hanya jumlah bonus peraih medali menurun, pencairan bonus atlet sekarang ini juga diambil alih oleh Pemko Banjarmasin melakui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisita.

Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin, Hermansyah mengungkapkan biasanya pembagian bonus atlet peraih medali Porprov seperti di Tabalong dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan diserahkan ke KONI Kota Banjarmasin.

“Sekarang ini penyerahannya diambil alih Dispora dan penentuan besar bonus pun bukan KONI Banjarmasin tapi Pemerintah Kota Banjarmasin,” ungkapnya, Senin (2/2/2026).

Berdasarkan kwitansi yang diterima atlet untuk bonus atlet hanya Rp 20 juta, menurun Rp 5 juta dibanding Porprov XI dimana peraih medali emas mendapat Rp 25 juta, sehingga ada beberapa atlet menolak menandatangani.

“Kami dari KONI Kota Banjarmasin tidak punya wewenang menentukan jumlah bonus dan pembagiannya pun tidak pernah dikomunikasikan ke kami,” tegas Hermansyah.

Walau pun, lanjut dia, Dispora sebelumnya minta data atlet dan pelatih peraih medali Porprov serta cara pembagian bonus perorangan maupun beregu maupun untuk pelatih ke KONI Kota Banjarmasin.

Sayangnya saat penentuan kisaran bonus tak pernah dikonsultasikan atau masukan ke KONI Banjarmasin.

“Sebenarnya teman-teman atlet banyak menyampaikan aspirasi ke KONI dan keluhan itu sudah kami sampaikan ke Dispora kalau bisa jumlah bonus jangan dikurangi atau minimal sama kisarannya dengan Porprov di Kandangan. Sayangnya saran kami tidak diterima dan bonusnya malah turun Rp 20 juta,” papar Hermansyah.

Baca Juga :  Dibangun Mandiri dan Swadaya, Rumah Singgah Atlet NPCI Kalsel Diresmikan Wagub Hasnuyadi

Menurunnya bonus yang diberikan ke atlet peraih medali, menurutnya KONI Kota Banjarmasin kecewa. Pasalnya, atlet itu merupakan aset daerah yang nantinya akan membawa nama harum Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan tak hanya di tingkat nasional maupun internasional.

Contohnya, atlet dayung Banjarmasin tak hanya meraih medali emas di PON XXI 2024 di Aceh – Sumut juga mendulang emas buat Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand.

Dia khawatir bila atlet merasa kecewa nantinya pindah ke daerah atau provinsi lain yang lebih memperhatikan ke sejahteraannya.

“Sebenarnya kabupaten dan kota lainnya juga melakukan efesien anggaran, tapi bonus atlet peraih medali Porprov malah naik, tidak sama dengan Kota Banjarmasin,” keluhnya.

Padahal, bonus raihan medali tersebut sangat ditunggu atlet karena mereka berjuang dan latihan intensif selama empat tahun. Harapannya dengan adanya bonus tersebut mampu meningkatkan ekonomi atlet.

“Mumpung masih ada waktu, kami berharap bonus atlet ditambah minimal sama dengan di Porprov XI di HSS lalu. Syukur-syukur bisa lebih,” pungkas Hermansyah.

Di Porprov XII di Tanah Laut, Banjarmasin menempati peringkat kedua dengan meraih 217 medali emas, 204 perak, dan 207 perunggu. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan