Banjarmasin, KP – Putri Indonesia Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026, Talita Fatimah Rahma, paparkan misi angkat budaya Sungai Banjarmasin.
Ia ingin memperkenalkan identitas kota sungai melalui pendekatan edukasi kepada anak-anak dengan konsep audio visual yang dikemas menggunakan boneka khas bekantan.
Semua ketika berkunjung ke Pemko Bnajarmasin, diterima Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR bersama Ketua TP PKK Kota, Hj Neli Listriani.
Kunjungan menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian program yang akan dibawa di tingkat nasional.
Menurut Talita, yang akrab disapa Lita, pendekatan tersebut dipilih agar pesan tentang budaya lokal bisa diterima dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami generasi muda.
Sungai dan bekantan dinilai sebagai simbol kuat yang merepresentasikan karakter Kalimantan Selatan.
Wali Kota menyambut baik gagasan tersebut.
Ia menilai ide yang diusung Lita sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menanamkannya sejak usia dini.
“Kami akan memberikan support, doa, dan semangat, bawa nama baik Provinsi Kalsel dan Kota Banjarmasin,” ujar Yamin.
Ketua TP PKK Hj. Neli Listriani turut memberikan apresiasi.
Ia berharap Lita tidak hanya berprestasi di ajang nasional, tetapi juga mampu mempromosikan potensi wisata Banjarmasin, terlebih menjelang peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin.
Dalam rangkaian kunjungannya, Lita juga menyempatkan diri melihat produk unggulan daerah di outlet Dekranasda Kota Banjarmasin, termasuk kain sasirangan khas daerah.
Ia dijadwalkan mengikuti masa karantina pada 8 April dan malam final pada 24 April mendatang, dengan harapan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kalimantan Selatan. (nug/K-2)















