RANTAU, Kalimantanpost.com – Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapin menggelar halal bihalal bersama Pemerintah Kabupaten Tapindi Pendopo Galuh Bastari, kawasan Rantau Baru, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Mengusung tema “Dengan Silaturahmi Kita Eratkan Kebersamaan Bersama PGRI Maju dan Bermartabat”, acara dihadiri ratusan pengurus PGRI dari tingkat kabupaten hingga cabang kecamatan.
Turut hadir Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Perwakilan Kodim 1010 Tapin, Kepala Dinas Pendidikan Tapin Akhmad, Staf Khusus Bupati Tapin, Tenaga Ahli Bupati Tapin serta kepala SKPD Terkait Lingkup Tapin serta Camat Tapin Utara.
Ketua PGRI Kabupaten Tapin, Rusmiliani, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkokoh peran organisasi profesi guru.
Ia melaporkan, sebanyak 360 pengurus PGRI hadir dalam kegiatan tersebut, sementara total anggota PGRI di Kabupaten Tapin mencapai 2.875 orang.
Rusmiliani juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan.
“PGRI Kabupaten Tapin menyatakan dukungan terhadap 13 program kerja Bupati dan Wakil Bupati sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah, terutama di sektor pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara PGRI dan pemerintah daerah diharapkan terus terjalin kuat, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Tapin, Yamani dalam sambutannya menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna mendalam dalam mempererat ukhuwah dan kebersamaan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Tapin, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” kata Yamani.
Ia menekankan peran strategis guru dalam membentuk karakter generasi penerus yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas guru sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Bupati juga mengajak seluruh elemen pendidikan menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat kolaborasi.
“Sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat harus terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Tapin yang kita cintai bersama,” pungkasnya.(abd/KPO-3)















