Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Piala Wali Kota Dancesport 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Muda dan Wisata Olahraga

×

Piala Wali Kota Dancesport 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Muda dan Wisata Olahraga

Sebarkan artikel ini
Hal 5 3 KLM Kontrak 2 7
PIALA DANCESPORT - Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani, jajaran panitia, dewan juri, komunitas olahraga, pelatih, atlet, dan peserta dari berbagai kategori usia saat hadir pada acara pembukaan Piala Wali Kota Banjarmasin Dancesport Competition 2026 resmi. (KP/Medcent)

Banjarmasin, KP – Riuh tepuk tangan dan hentakan musik memenuhi Rumah Anno Kota Banjarmasin, Jumat (29/5/2026), saat Piala Wali Kota Banjarmasin Dancesport Competition 2026 resmi dibuka.

Di balik kemeriahan kompetisi itu, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan bahwa dancesport bukan sekadar hiburan panggung, melainkan ruang pembinaan karakter, pencarian bibit atlet usia dini, hingga peluang baru membangun citra kota melalui wisata olahraga.

Kalimantan Post

Kegiatan yang digelar Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) tersebut dihadiri Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani, jajaran panitia, dewan juri, komunitas olahraga, pelatih, atlet, dan peserta dari berbagai kategori usia.

Antusiasme peserta yang didominasi anak-anak dan remaja menjadi perhatian tersendiri karena dinilai menunjukkan tumbuhnya minat generasi muda terhadap olahraga modern berbasis seni dan disiplin.

Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap kerja keras panitia yang dinilai berhasil menghadirkan wadah positif bagi generasi muda.

Menurut Neli, kompetisi ini bukan hanya melatih teknik menari dan kekompakan, tetapi juga membentuk mental bertanding, kepercayaan diri, serta kedisiplinan anak-anak sejak dini.

“Dancesport menjadi ruang pembinaan yang sehat bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan sportivitas. Dari ajang ini kita berharap lahir atlet-atlet Banjarmasin yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” ujar Neli Listriani.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR menilai kompetisi tersebut memiliki dampak yang lebih luas dibanding sekadar perebutan gelar juara. Ia menyebut kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi para atlet, penghobi, komunitas olahraga, sekaligus momentum memperkuat pembinaan olahraga prestasi di kota Seribu Sungai.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga integritas pertandingan agar kepercayaan atlet dan masyarakat terhadap kompetisi tetap terjaga.

Baca Juga :  Takbir Keliling Banjarmasin Disorot, DPRD Minta Jangan Jadi Ajang Hambur-Hamburkan Anggaran dan Proyek EO

“Saya berharap pertandingan ini berjalan lancar dan seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Dewan juri juga harus benar-benar adil dan tidak memiliki keberpihakan dalam menentukan pemenang,” tegas Yamin HR.

Lebih jauh, Ia menilai keberadaan anak-anak dalam arena pertandingan menjadi modal penting untuk menciptakan regenerasi atlet jangka panjang. Kondisi itu semakin diperkuat dengan capaian atlet dancesport Banjarmasin yang sebelumnya berhasil meraih medali emas di tingkat nasional. “Kita ingin olahraga ini berkembang dan mampu membawa nama baik Banjarmasin. Ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga peluang membangun wisata olahraga dan kebanggaan daerah,” katanya lagi.

Momentum Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin juga dimanfaatkan pemerintah sebagai titik awal memperkuat identitas kota yang kreatif, terbuka terhadap bakat anak muda, serta mampu melahirkan atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga modern. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan semangat persahabatan antar peserta, menandai optimisme baru terhadap masa depan dancesport di Kota Banjarmasin.(Nn/K-5)

Iklan
Iklan