BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Politeknik Hasnur memperkenalkan BD Pulse Check, sebuah platform digital yang dikembangkan sebagai media edukasi kesehatan sekaligus alat skrining awal untuk membantu masyarakat, khususnya mahasiswa, mengenali kondisi kesehatannya sejak dini.
Hadirnya aplikasi tersebut merupakan hasil sinergi antara Politeknik Hasnur dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kalimantan Selatan dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesadaran kesehatan generasi muda.
Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi digital di bidang kesehatan yang digagas Politeknik Hasnur.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi seperti BD Pulse Check dapat menjadi sarana efektif untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi kalangan muda yang akrab dengan perkembangan dunia digital.
“Ini merupakan salah satu cara edukasi yang inovatif. Melalui kolaborasi dengan YJI Kalimantan Selatan, aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan peluncuran Klub Jantung Sehat Remaja Bisnis Digital (KJSR-BD) sebagai komunitas yang berfokus pada kampanye gaya hidup sehat di lingkungan kampus.
Melalui wadah tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya, tetapi juga berperan aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Pada kesempatan yang sama, Ellyana turut memberikan kuliah umum bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Membangun Kepemimpinan yang Sehat dan Berdaya Saing.”
Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan modal penting bagi generasi muda untuk menjadi pemimpin yang kompeten dan mampu bersaing di masa depan.
Peluncuran BD Pulse Check serta pembentukan KJSR-BD menjadi bentuk kolaborasi nyata antara institusi pendidikan dan organisasi kesehatan dalam mendorong budaya hidup sehat berbasis teknologi digital.
Melalui program tersebut, Politeknik Hasnur bersama YJI Kalimantan Selatan berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan sejak usia muda. (KPO-1)















