BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tim Pengabdian Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terdiri Fatimah SE, MSi, Ak, CA, Dr Novita Weningtyas MSi, Ak, CA, Yohana YS, SE,MSA, dan Diah Fitriaty SE,MSi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Keuangan pada Siswa SMPN 24 Banjarmasin”.
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 24 Banjarmasin Minggu lalu, merupakan upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan akademisi dari FEB ULM, tetapi juga menggandeng praktisi dari FPG Insurance Cabang Banjarmasin dan BPR Kredit Mandiri Kalsel sebagai narasumber. Kolaborasi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai pentingnya menabung, pengelolaan risiko, serta pemanfaatan layanan keuangan secara bijak.
Dalam pemaparannya, tim PDWA FEB ULM menjelaskan literasi keuangan merupakan kemampuan memahami, mengelola, dan menggunakan uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemampuan tersebut menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi keuangan, seperti penggunaan dompet digital, transaksi non-tunai, dan belanja daring yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda,” ujar Ketua Tim PDWA FEB ULM, Yohana YS.
Ditambahkannya, materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek literasi keuangan berdasarkan dimensi yang dikembangkan oleh OECD, yaitu pengetahuan keuangan (financial knowledge), keterampilan keuangan (financial skills), serta sikap dan perilaku keuangan (financial attitudes and behaviour).
Melalui materi tersebut, siswa diajak memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, membangun kebiasaan menabung, serta mengambil keputusan keuangan secara rasional.
Selain itu, lanjut Yohana, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan risiko dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, penguatan literasi keuangan sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
“Melalui pemahaman yang baik mengenai pengelolaan uang, menabung, dan pengelolaan risiko, siswa diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat serta memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ungkap Yohana.
Melalui kegiatan ini, Tim PDWA FEB ULM berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab.
“Literasi keuangan yang baik sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan, memiliki kebiasaan menabung, serta siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ucap Yohana.
Sementara itu, Agustinus, narasumber dari FPG Insurance memperkenalkan konsep perlindungan risiko melalui asuransi, khususnya risiko kecelakaan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun aktivitas sehari-hari.
“Edukasi ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya perlindungan finansial terhadap kejadian yang tidak terduga,” tandasnya.
Sementara itu, perwakilan BPR Kredit Mandiri Kalsel, Febby, memberikan edukasi mengenai budaya menabung dan manfaat lembaga perbankan sebagai tempat penyimpanan dana yang aman.
Siswa juga diberikan gambaran mengenai pentingnya menyiapkan dana untuk kebutuhan masa depan dan membangun kebiasaan keuangan yang sehat sejak usia muda.
Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi siswa selama sesi pemaparan dan diskusi. (ful/KPO-3)















