RANTAU, Kalimantanpost.com — Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Faridah Yamani resmi dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tapin Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030, Kamis (16/7/2026), di Sekretariat PKK Kab Tapin.
Pengukuhan yang dilakukan Bupati Tapin H Yamani itu menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Prosesi berlangsung di hadapan jajaran pengurus PGRI, kepala sekolah, guru, serta sejumlah pejabat daerah. Usai pengukuhan, Hj Faridah Yamani menerima selempang Ibunda Guru sebagai simbol amanah untuk mendampingi dan mendukung perjuangan para pendidik di Kabupaten Tapin.
Ketua PGRI Kalimantan Selatan Drs H Abdul Rivai, M.AP mengapresiasi pengukuhan tersebut. Menurut dia, keberadaan Ibunda Guru memiliki peran penting dalam memperkuat perhatian terhadap profesi guru sekaligus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan.
“Atas nama PGRI Kalsel, kami mengucapkan selamat kepada Ibunda Guru Kabupaten Tapin yang baru dikukuhkan. Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan membawa manfaat bagi kemajuan pendidikan serta kesejahteraan guru di Tapin,” ujarnya.
Abdul Rivai menilai sosok Ibunda Guru dapat menjadi mitra strategis bagi organisasi profesi guru dalam membangun komunikasi, memperkuat pembinaan, dan mendorong lahirnya berbagai inovasi pendidikan.
Karena itu, PGRI Kalsel menyatakan siap berkolaborasi dalam berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurut dia, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru, tetapi juga penguatan karakter peserta didik dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Sementara itu, Bupati Tapin H Yamani menegaskan, guru merupakan elemen kunci dalam pembangunan daerah karena berperan langsung dalam mencetak generasi masa depan.
“Pemkab Tapin menyampaikan selamat kepada Ketua TP PKK Kabupaten Tapin yang telah resmi dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tapin. Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab untuk mendukung kemajuan pendidikan,” kata Yamani.
Ia menyebut PGRI selama ini menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. Kehadiran Ibunda Guru, menurutnya, akan semakin memperkuat kolaborasi tersebut sehingga berbagai program pendidikan dapat berjalan lebih efektif.
Pemkab Tapin, lanjut Yamani, berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sumber daya manusia, penyediaan sarana pendukung, serta pengembangan berbagai program yang berpihak kepada dunia pendidikan.
Ia berharap Ibunda Guru bersama PGRI mampu menjadi penggerak inovasi pendidikan, memperluas budaya literasi, meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan guru, serta menumbuhkan semangat belajar di kalangan generasi muda.
“Pendidikan yang berkualitas adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah. Dengan guru yang profesional, lingkungan belajar yang baik, dan dukungan semua pihak, kita dapat melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten Tapin dinilai bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia, peran guru dan dukungan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, PGRI, dan berbagai pemangku kepentingan, Kabupaten Tapin berharap dapat terus mempercepat peningkatan mutu pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.(abd/KPO-4)















