Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Realisasi Pendapatan Tembus 59,33 Persen, BPKPAD Banjarmasin Optimistis PAD Lampaui Target

×

Realisasi Pendapatan Tembus 59,33 Persen, BPKPAD Banjarmasin Optimistis PAD Lampaui Target

Sebarkan artikel ini
IMG 20260731 WA0044

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kinerja pendapatan daerah Kota Banjarmasin hingga pertengahan Juli 2026 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), realisasi pendapatan daerah telah mencapai 59,33 persen. Capaian tersebut membuat pemerintah daerah optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini dapat terpenuhi, bahkan berpeluang melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, mengatakan capaian tersebut ditopang oleh sejumlah komponen penerimaan daerah. Hingga 17 Juli 2026, realisasi PAD telah berada di angka 53,85 persen. Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat mencapai 52,93 persen dan transfer dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah terealisasi sebesar 92,59 persen.

Kalimantan Post

Menurut Edy, dari target PAD sebesar Rp605,8 miliar, penerimaan yang telah berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp306,1 miliar. Kontribusi tersebut berasal dari berbagai sektor, di antaranya pajak daerah yang telah mencapai 49,59 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 79,83 persen, serta lain-lain PAD yang sah yang bahkan telah melampaui target dengan realisasi 104,95 persen.

“Kami optimistis target PAD tahun ini bisa tercapai, bahkan lebih dari 100 persen, masih ada sejumlah sektor yang potensinya sangat besar dan perkiraannya akan mengalami peningkatan signifikan pada semester kedua,” ujar Edy.

Ia menjelaskan, masih terdapat beberapa sektor strategis yang diyakini mampu mendorong peningkatan penerimaan daerah hingga akhir tahun. Sektor tersebut antara lain pajak restoran atau makanan dan minuman, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hiburan, hingga penerimaan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

BPKPAD pun terus berupaya mengoptimalkan potensi penerimaan dari berbagai sektor tersebut melalui pendataan, pengawasan, dan intensifikasi pajak. Langkah ini dilakukan agar target PAD dapat tercapai tanpa harus membebani masyarakat dengan kebijakan yang memberatkan, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Baca Juga :  ASN Terlibat Titip Absen di Pemko Banjarmasin Jalani Pembinaan, Sanksi Bisa Berlanjut

“Kami optimis sektor-sektor itu akan mendongkrak realisasi PAD hingga akhir tahun,” pungkas Edy. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan