Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pembebasan Lahan Pasar Kuripan Masuk Tahap Ketiga Program NuFRep

×

Pembebasan Lahan Pasar Kuripan Masuk Tahap Ketiga Program NuFRep

Sebarkan artikel ini
IMG 20260824 WA0063
PROYEK -. Samping Pasar Kuripan yang terdampak program NUFRep (Kalimantanpost.com/Hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pembebasan lahan Pasar Kuripan untuk menunjang program National Urban Flood Resilience Project (NUFRep) terus berproses. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin menargetkan rampung tahun ini.

Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan mengatakan, pembebasan lahan Pasar Kuripan merupakan bagian dari tahap ketiga dalam proyek normalisasi sungai tersebut.

Kalimantan Post

“Kalau tidak salah masuk tahap ketiga. Kami berharap dapat kami selesai tahun ini sesuai aturan supaya tidak menjadi hambatan untuk pelaksanaan NUFRep,” ungkap Ignasius, Senin (24/8/2026).

Ignasius mengaku belum mengingat secara pasti jumlah persil yang terdampak pembebasan lahan. Namun, menurutnya, jumlahnya tidak terlalu banyak.

Selain lahan dan kios pedagang, sebuah musala yang berada di samping Pasar Kuripan juga ikut terdampak proyek tersebut.

“Pendataan sudah selesai, saat ini kami tengah melakukan proses penilaian untuk ganti rugi,” ujarnya.

Tak dipungkirinya, dalam proses pembebasan lahan ini ada penolakan dari pedagang yang terdampak. Dalam hal ini, pihaknya melakukan pendekatan secara persuasif kepada pedagang.

“Kami masih berupaya untuk melakukan pendekatan maupun personal maupun secara kedinasan. Supaya bisa bersama-sama mendukung program pemerintah ini,” tuturnya.

Apalagi lanjutnya, program ini bertujuan untuk penanggulangan banjir yang sering kali terjadi di Kota Banjarmasin pada musim hujan dengan curah tinggi atau air kirimanan dari daerah lain.

“Makanya ini harus didukung dalam penganggulangan banjir sebagai amanat pak wali kota agar persoalan ini bisa ditangani,” sebutnya.

Sementara itu, para pedagang yang kiosnya terdampak pembebasan lahan untuk sementara akan dialihkan ke lokasi lain agar tetap bisa berjualan.

Secara teknis penempatan sementara para pedagang itu akan dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar.

“Secara detail itu nanti teknisnya Perumda Pasar yang akan mengatur. Dari koordinasi terakhir, mereka sudah menyiapkan slot kepada pedagang yang terkena,” tuturnya.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-500, Pemko Banjarmasin Gelar Sholat Hajat, Doa Bersama dan Haul Jamak

Salah satu opsi relokasi para pedagang rencananya tidak jauh dari Pasar Kuripan. Opsi tersebut dipertimbangkan agar pedagang tidak kehilangan pelanggannya.

“Kalau dipindahkan terlalu jauh dari titik mereka berjualan ini akan menjadi permasalahan baru. Pelanggannya kesulitan mencari nanti,” pungkasnya. (ham/KPO-4)

Iklan
Iklan