TORONTO, Kalimantanpost.com –
Cristiano Ronaldo mencetak gol dan dinobatkan sebagai pemain terbaik, sedangkan Goncalo Ramos menjadi pahlawan kemenangan Portugal 2-1atas Krosia dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Toronto, Jumat (3/7/2026) pagi.
Bagi Ronaldo, ini adalah gol pertama di babak gugur Piala Dunia FIFA. Pada usia 41 tahun, Ronaldo adalah pemain tertua yang mencetak gol di tahap tersebut, mengugguli ikon Portugal lainnya, Pepe.
Berkat kemenangan itu, tim asuhan Martinez kini akan menghadapi Spanyol di Dallas pada tanggal 6 Juli.
Dikutip dari laman FIFA, Portugal hampir membuka skor pada menit keempat ketika Leao yang lincah berhasil melewati pertahanan Kroasia dan memberikan umpan balik kepada Bruno Fernandes. Bruno Fernanded kemudian melepaskan tembakan ke arah Dominik Livakovic sebelum upaya keduanya diblok oleh Josip Sutalo.
Pedro Neto terus-menerus menjadi ancaman di sisi lain. Pemain Chelsea itu mengirimkan umpan silang berbahaya ke tengah yang tampaknya pasti akan disundul Ronaldo, tetapi bola tersebut sedikit meleset dari pemain bernomor punggung 7 itu. Umpan silang Neto lainnya menyebabkan kekacauan beberapa saat kemudian, dengan bola liar jatuh ke Leao tetapi melepaskan tendangan voli yang melambung di atas gawang.
Tim asuhan Roberto Martinez harus membayar mahal atas peluang yang terbuang sia-sia tak lama setelah jeda. Nikola Vlasic dan Josip Stanisic bekerja sama di sisi kanan, dan umpan silang Stanisic menemukan Perisic yang kemudian melepaskan tembakan ke gawang di tiang jauh di menit 68.
Kedudukan 1-0 untuk Krosia.
Kroasia mengira hampir menggandakan keunggulan tak lama kemudian ketika Vlasic mengirimkan umpan silang kepada Igor Matanovic yang kemudian mencetak gol. Sayangnya, pemain Torino itu berada dalam posisi offside.
Keberuntungan itu membangkitkan semangat Portugal, dengan Leao menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang tak lama kemudian.
Kemudian giliran mereka mengutuk bendera hakim garis, saat Ronaldo mengontrol bola tinggi dan mengirimkan tendangan melambung yang indah ke gawang, tetapi dia salah mengatakan larinya.
Ronaldo tak bisa ditahan begitu saja. Vlasic menjatuhkan Renato Veiga dari tendangan sudut, dan wasit memberikan penalti setelah peninjauan VAR. Kapten Portugal itu maju dan dengan tenang mengakhiri gol ke-11-nya di Piala Dunia pada menit 68.
Hal itu kembali mengubah keadaan. Mateo Kovacic melepaskan tembakan jarak jauh yang ditepis Diogo Costa hingga membentur tiang gawang. Dia kembali melepaskan tembakan yang ditepis Costa tak lama kemudian, sebelum Matanovic digagalkan oleh penyelamatan gemilang.
Costa tak berdaya mencegah Petar Sucic mencetak gol sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir, tetapi Portugal kembali menyelamatkannya melalui bendera offside.
Kemudian tibalah menit ke-90+4. Leao yang lincah mengirimkan umpan silang menggoda ke tengah yang kemudian disundul Ramos menjadi gol, memicu kegembiraan luar biasa di bangku cadangan Portugal.
Drama pertandingan kembali berlanjut. Sebuah umpan jauh ke dalam kotak penalti Portugal jatuh ke Mario Pasalic yang kemudian mengumpan kepada Josko Gvardiol untuk mencetak gol. Namun, setelah pengamatan VAR, Pasalic dinyatakan berada dalam posisi offside.
Kedudukan 2-1 untuk Portugal bertahan hingga pertandingan berakhir. (ful/KPO-3)















