BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Fenomena menurunnya jumlah pendaftar di sejumlah sekolah negeri kembali terjadi pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini. Di sisi lain, sekolah swasta justru menunjukkan tren peningkatan minat dari para orang tua.
Kondisi tersebut terlihat dari masih adanya sejumlah sekolah negeri baik jenjang SD maupun SMP di Kota Banjarmasin yang belum memenuhi kuota peserta didik baru. Meski tahapan penerimaan masih berlangsung dan diperpanjang saat ini.
Hal tersebut juga tak diindahkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama yang menyebut sekarang ini sekolah swasta menjadi alternatif pilihan orang tua siswa.
“Alternatif pilihan sekolah sekarang sudah cukup banyak hingga kita tidak bisa memaksakan semua orang tua atau usia pelajar masuk ke sekolah negeri,” kata Ryan, Rabu (8/7/2026).
Tentunya hal ini menjadi PR besar Disdik Kota Banjarmasin dengan meningkatkan sarana prasarana dan fasilitas belajar yang terbaik di sekolah negeri agar lebih dilirik.
Plt Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Faisal Rachman menambahkan memang untuk minat siswa di jenjang dasar saat ini cenderung ke sekolah berbasis keagamaan seperti madrasah, sekolah kristen dan lainnya.
“Cukup berpengaruh karena mereka menawarkan sistem sekolah keagamaan dan banyak pembelajaran tambahan di luar kurikulum dari kementrian,” ucap Faisal.
Sementara sekolah negeri lanjut Faisal, tetap terpaku dari kurikulum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan tidak boleh mengubah struktur yang ada dari kurikulum tersebut.
Selain itu, operasional sekolah terasa lebih maksimal karena selain uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) siswa, Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Seiring dengan itu, tantangan Disdik Kota Banjarmasin saat ini dengan mengolah daya tarik sekolah negeri. Salah satunya pengembangan ekstrakurikuler, pembiasaan tambahan dari sekolah dan inovasi lainnya agar sekolah negeri tidak kalah pamor dengan sekolah swasta.
“Ini jadi besar kami supaya sekolah negeri ini bisa dilirik,” pungkasnya. (ham/KPO-3).















