Marabahan, KP – Sebuah Truk Trailer, macetkan arus di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti
Truk DA 8517 TBC berukuran panjang ini nyaris gagal atau kesulitan saat “di U-Turn (putaran balik) saat menikung di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.
Bodi kendaraan yang panjang memakan badan jalan. Hal ini membuat arus lalu lintas baik dari arah Banjarmasin maupun dari Handil Bakti menuju Kota Banjarmasin sempat macet total, antrean panjang.
Truk tersebut awal dari arah Banjarmasin, dan setelah jembatan kedua (tikungan) masuk Handil Bakti, armada yang membawa besi cor, bermasud putar balik.
Namun, karena bodi trailer membutuhkan ruang putar yang sangat luas, maka ketika menikung kesulitan.
Sopir berusaha mengendalikan sendiri, karena tak ada yang mengaturkan hingga maju-mundur beberapa kali.
Akhirnya dengan upayanya, berhasil meski deretan panjang kendaraan harus menunggu sabar.
[]Keluhan U-Turn
Sisi lain dari pantauan, para pengendara juga yang tempat tinggalnya setelah “U-Turn” pertama di Handil Bakti, maupun ada keperluan yang dituju kisaran lokasi, banyak menikung, namun tetap arah ke dalam.
Dan akhirnya melawan arus, meski menyasar di pingiran jalan besar.
Bagi pengendara lain, yang hendak menuju Kota Banjarmasin atau sekitarnya juga harus hati-hati.
“Ya terpaksa karena kalau memutar balik kisaran tempat tinggal kita, putaran selanjutnya sangat jauh. Itu, setelah jembatan tinggi berikutnya,” ucap Udah, salah seorang ibu, saat ditanya kenapa hingga nekat melawan arus, pada Sabtu (8/8) sore.
Hal senada diucapkan Udin, yang hendak menuju Komplek Perumahan “Griya” di Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.
“Saya dengar-dengar sebelumnya dipermasalahkan tikungan kedua yang jauh itu.
Tapi kok sampai sekarang tak ada respons,” ucapnya.
Diketahui, sebelumnya Komisi III DPRD Kalsel telah membahas keluhan U-Turn Handil Bakti, hingga dua jalur putar balik inipun telah diuji coba sejak 5 Februari 2026.
Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait keberadaan putaran balik, yang dinilai kurang tepat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, Komisi III DPRD Provinsi Kalsel pernah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dinas terkait.
Keluhan tersebut muncul karena banyaknya pengguna kendaraan roda dua yang nekat melawan arus saat menyeberang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
RDP dilaksanakan di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Lantai 4 Gedung B DPRD Provinsi Kaslel sejak Kamis (5/2/2026) silam, dipimpin Ketua DPRD H. Supian HK.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati langkah uji coba dengan membuka dua U-Turn baru sebagai solusi sementara untuk mengurai permasalahan lalu lintas di Handil Bakti. (*/K-2)















