BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menarik mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Lingkungan Hidup (KKN-LH) kelompok Desa Batulicin Irigasi pada Minggu (2/8/2026).
Kebijakan ini diambil ULM sebagai bentuk perlindungan dan pendampingan bagi 13 orang mahasiswa, pasca musibah kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan mahasiswa KKN-LH ULM di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, yang mengakibatkan 2 orang mahasiswa ULM, 3 orang mahasiswa UNU Kalsel, 1 anggota karang taruna meninggal dunia dan satu mahasiswa ULM mengalami luka-luka.
Penarikan mahasiswa KKN ini mempertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi langsung oleh orang tua/keluarga di rumah masing-masing.
Tim MKBT ULM akan terus memberikan pendampingan kesehatan mental dan pemulihan trauma (trauma healing) bagi mahasiswa
yang terdampak musibah ini.
Sementara itu, kelompok mahasiswa KKN-LH lainnya di lokasi berbeda tetap melanjutkan kegiatan sesuai jadwal hingga 10 Agustus 2026.
Untuk perlindungan mahasiswa yang masih melaksanakan KKN-LH, ULM mengeluarkan Instruksi Bersama tentang keselamatan dan
pembatasan mobilitas KKN-LH ULM.
ULM juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan pihak Kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut atas penyebab kecelakaan ini.
ULM berkomitmen untuk melakukan penanganan dengan sebaik-baiknya. ULM menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan cepat dan tanggap yang diberikan Bupati Tanah Bumbu dan jajaran dalam penanganan musibah ini.
ULM juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk turut mendoakan para korban serta memberikan dukungan moral bagi keluarga korban dan pemulihan psikologis mahasiswa yang terdampak musibah ini.
Juru bicara ULM, Dr Novaria Maulina mengungkapkan, segera setelah menerima informasi kejadian, ULM menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Wakil
Rektor III, Tim Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT), Panitia Pelaksana, Dosen Pendamping Lapangan. Tim Gabungan dibagi menjadi Tiga tim untuk bergerak cepat dalam menangani musibah ini, yaitu berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di rumah duka, Rumah sakit, pemerintah daerah, dan aparat terkait.
Hingga siaran pers ini diterbitkan dua orang korban mahasiswa ULM, Abdi Cahaya Girsang (Fakultas Kehutanan, angkatan 2023) dan Muhammad Ramadhani, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, angkatan 2023) yang meninggal dunia telah dimakamkan.
Sedangkan korban selamat, M. Fahrizal Hasbi,
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, angkatan 2023) masih menjalani perawatan di RSUD Ulin
Banjarmasin, dan kondisinya stabil untuk tindak lanjut pemulihan. (adv/lyn/KPO-4).















