Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Desa Cempaka Wakili Tapin Lomba Dasawisma Ber PHBS Tingkat Kalsel

×

Desa Cempaka Wakili Tapin Lomba Dasawisma Ber PHBS Tingkat Kalsel

Sebarkan artikel ini
Hal 12 Tapin 35 klm 5
BUPATI TAPIN - H Yamani dan Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani sambut Tim Penilai Lomba Dasawisma Ber PHBS di Desa Cempaka Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP – Desa Cempaka, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, menjadi lokasi penilaian Desa/Kelurahan Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026).

Ketua Tim Penilai Lomba Dasawisma Ber PHBS. Provinsi Kalsel Siti WSilah beserta Rombongan yang turun kelapangan untuk melakukan penilaian terhadap kegiatan PHBS di desa Setempat disambut antusias warga desa Cempaka Kec Tapin Selatan.

Kalimantan Post

Bupati Tapin H Yamani bersama Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani serta Wakil Ketua Hj Elya Hartati Juanda dan jajaran pemerintah daerah hadir menyambut tim penilai.

Bupati Tapin H Yamani dalam sambutannya mengatakan penilaian PHBS tidak semestinya dipandang sebatas perlombaan, tetapi sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat agar perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kebiasaan sehari-hari.

“PHBS bukan sekadar lomba, melainkan upaya membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat untuk hidup bersih, sehat, dan berkualitas,” ujar Yamani.

Menurut dia, penilaian tingkat provinsi menjadi momentum untuk melihat sejauh mana penerapan PHBS telah berjalan di tengah masyarakat sekaligus mengevaluasi berbagai upaya yang masih perlu diperkuat.

Yamani mengapresiasi keterlibatan pemerintah desa, kader PHBS, TP PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat serta warga Desa Cempaka yang telah bergotong royong mempersiapkan desa sebagai wakil Kabupaten Tapin dalam penilaian tersebut.

Ia menilai keberhasilan membangun lingkungan yang bersih dan sehat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, tokoh masyarakat hingga keluarga memiliki peran dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.

“Keluarga menjadi tempat pertama pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Karena itu, budaya PHBS harus tumbuh dari lingkungan keluarga dan kemudian diperkuat oleh lingkungan masyarakat,” katanya.

Bupati juga meminta masyarakat Desa Cempaka tidak berhenti menerapkan PHBS setelah penilaian selesai. Kebersihan lingkungan, kekompakan dan semangat gotong royong harus dipertahankan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemkab Tapin dan Sesko TNI Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Sementara Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani turut mengapresiasi keterlibatan warga dalam membangun lingkungan sehat.

Menurutnya, yang ditampilkan Desa Cempaka dalah wajah desa yang bersih, tertata, dan harmonis.

“Ini hasil kerja bersama seluruh elemen, terutama ibu-ibu yang menjadi ujung tombak di rumah tangga,” tuturnya.

Ia menambahkan, penilaian tak hanya dilihat dari tampilan fisik desa, tetapi juga mencakup taman pangan, dapur sehat, dan pengelolaan lingkungan rumah yang mencerminkan nilai hidup bersih. 

“Kami ingin desa ini bukan sekadar unggul di mata juri, tapi jadi inspirasi bagi desa-desa lain di Tapin,” pungkas Faridah.

Ia berharap Desa Cempaka mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama Kabupaten Tapin dalam penilaian tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Lebih dari itu, penerapan PHBS diharapkan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (abd/K-6)

Iklan
Iklan