Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Empat Gelar Juara di China Modal Petenis Banjarmasin, Rifqi ke Asian Games 2026 Jepang

×

Empat Gelar Juara di China Modal Petenis Banjarmasin, Rifqi ke Asian Games 2026 Jepang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260905 090617
Petenis nomor satu tunggal putra Indonesia asal Banjarmasin, Muhammad Rifqi Fitriadi. (Kalimantanpost.com/Instagram Rifqi Fitriadi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Keberhasilan petenis Banjarmasin, Muhammad Rifqi Fitriadi meraih tiga gelar juara tunggal putra dan satu gelar ganda di Kejuaraan Tenis di China sejak Juni hingga Agustus menjadi modal buatnya untuk persiapan menghadapi Asian Games pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Sebelum berlaga pesta olahraga se Asia itu, Rifqi lebih banyak mengikuti berbagai kejuaraan tenis internasional mulai di Thailand, Indonesia hingga China.

Kalimantan Post

Di Kejuaraan Tenis di China, petenis petenis kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Januari 1999 ini meraih tiga gelar tunggal dan satu ganda putra.

Diawali menyabet gelar tunggal putra Wuning Open 2026 China yang digelar Minggu (5/6) setelah di final berhasil mengalahkan petenis Rusia Amirkhamza Nasridinov 6-3, 6-3.

Lalu gelar tunggal putra kedua diraih petenis nomor satu Indonesia pada Minggu (19/7) malam dengan menumbangkan petenis Korea Selatan Hoyoung Roh dua set langsung 6-4, 6-3.

Gelar ketiganya diraih Rifqi di Turnamen ITF M15 Maanshan, China 2026 pada, Minggu (23/8/2026) setelah di final mengalahkan petenis Jepang, Kokoro Isomura dua set langsung 7-5, 6-3.

Di ganda putra, Rifqi yang berpasangan dengan Daniil Sarksian dari Armenia berhasil meraih juara ganda putra setelah menaklukkan unggulan keempat dari China Taipei, Hsieh Cheng-Peng / Lai Chin Kuan dengan rubber set 6-7(3), 7-6(7), 12-10 pada Sabtu (18/7).

Namun, penghujung mengikuti laga tur di China, Rifqi Fitriadi kalah di babak pertama di nomor tunggal putra dan ganda putra pada Turnamen Wuning Open 2026 di China.

Di nomor tunggal putra, petenis nomor satu Indonesia ini, ditaklukkan pemain muda berusia 19 tahun asal Australia, Harrison Satara dengan dua set langsung 4-6, 4-6 pada Selasa (2/9).

Baca Juga :  Indonesia akan Perbaiki Penyelesaian Akhir Saat Hadapi Australia

Sehari sebelumnya di ganda putra, Rifqi Fitriadi yang berpasangan dengan Zhao Zhao kalah 2-6, 3-6 atas Sun Zhengyu/Wang Yukun di babak pertama ganda putra Wunning Open pada Selasa (1/9)

Terkait dengan gugurnya Rifqi di babak pertama di nomor tunggal dan ganda putra, menurut Rizani, orangtua Rifqi memperkirakan putra bungsunya kelelahan mengikuti serangkaian pertandingan secara beruntun diberbagai even internasional.

Rizani berharap Rifqi bisa kembali dalam kondisi fit, apalagi sebentar lagi mengikuti Asian Games 2026 ke-20 di Jepang. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan