Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Dewan Minta Segera Realisasikan APBD Perubahan

×

Dewan Minta Segera Realisasikan APBD Perubahan

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP – DPRD Kota Banjarmasin baru saja mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2020 dalam rapat paripurna dewan yang digelar, Kamis (17/9/2020) lalu.

Adapun APBD Perubahan tahun angaran 2020 ditetapkan sebesar 1 triliun 621 miliar 184 juta rupiah atau berkurang sekitar 110 miliar 100 juta rupiah dibanding APBD murni tahun 2020 yang dietapkan sebesar 1 triliun 731 miliar 285 juta rupiah.

Kalimantan Post

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono meminta, agar seluruh SKPD dilingkungan Pemko selaku pengguna anggaran sesegeranya merealisasikan program direncanakan dan dananya telah dialokasikan dalam APBD Perubahan.

” SKPD harus cepat merealisasikan program kegiatan yang telah direncanakan. Masalahnya waktunya penggunaan anggaran hanya tersisa sekitar tiga bulan, ” ujar Bambang Yanto kepada (KP), Rabu (23/9/2020) kemarin.

Ia mengingatkan, percepatan dalam merealisasikan program kegiatan itu dibutuhkan agar tidak menyisakan sisa lebih pembiayaan Anggara (Silpa) yang berlebihan.

Apalagi kata Bambang Yanto yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin ini, peruntukkannya mendanai pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat.

” Seperti perbaikan jalan dan jembatan, untuk kesehatan dan pendidikan,” ujar politisi dari Partai Demokrat ini.

Dikemukakan, akibat dampak wabah pandemi virus corona (Covid-19) dalam APBD murni tahun anggaran 2020 memaksa Pemko Banjarmasin harus memangkas anggaran untuk kepentingan mempercepat pananganan dan penanggulangan virus tersebut.

Termasuk ungkapnya, anggaran yang sudah dipersiapkan dalam APBD murni untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang nilainya mencapai sekiatar Rp 170 miliar.

Ditandasannya, Silpa berlebihan dalam APBD haruslah dihindari semenimalkan karena akan berdampak pelaksanaan pembangunan di kota ini berjalan lamban. (nid/K-3)

Baca Juga :  Pemko Banjarmasin Dukung Perluasan Digitalisasi Bansos Nasional 2026
Iklan
Iklan