Banjarmasin, KP – Baru baru ini sosial media dihebohkan dengan video berdurasi 3 menit. Dimana, dalam video tersebut terlihat seorang pengendara mobil Avanza bernomor Polisi DA 1583 PP yang diduga sempat diamuk massa, di Kawasan jalan Gatot Subroto, Banjarmasin Timur.
Dalam peristiwa tersebut, pengendara langsung diamankan oleh anggota Satlantas Polresta Banjarmasin, Kamis (14/10) siang.
Terkait beredarnya video tersebut, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolft Mamuaya, dikonformasikan membenarkan hal kejadian tersebut.
“Untuk pengendara sudah kita amankan di Mapolresta Banjarmasin, tepatnya unit laka lantas,” jelas Gustaf
Dikatakan Kasat, awalnya pemilik mobil yang masih berusia 17 tahun ini bersama temannya, sempat panik karena melanggar aturan lalu lintas di kawasan lampu merah bundaran Hotel A Banjarmasin.
Saat tiba di simpang empat Kantor Pos, MAP rupanya melanggar traffic light dengan berniat berbelok kiri ke arah Jalan Pangeran Samudera.
“Padahal di sana tidak boleh belok kiri karena satu arah,” ujarnya
Mengetahui tersebut, MAP malah membelokkan mobilnya ke kanan, yang notabene juga tidak boleh.
“Dari sana dia tambah panik. Mungkin karena takut dikejar oleh anggota kita,” tutur Kasat.
Bukannya berhenti, MAP terus melajukan mobilnya. Ketika tepat bundaran tugu kelabau, ia lalu berbelok ke arah kiri menuju Jalan MT Haryono.
“Kemudian dia lurus, tepat di ujung Jalan MT Haryono dia belok kiri ke arah RE Martadinata atau kantor Pemkot Banjarmasin. Di sana juga satu arah, jadi dia melawan arus,” ucapnya
Dari RE Martadinata, MAP kembali tancap gas hingga kembali ke simpang 4 Kantor Pos. Lalu terus ke Simpang 4 Lambung Mangkurat dan belok kanan ke Jembatan Merdeka dan terus ke arah Veteran.
Terakhir MAP berhasil diberhentikan dekat Simpang 4 Veteran-Gatot Subroto. Kerena terhalangi truk.
Video saat MAP diamankan bahkan sampai viral di sejumlah media sosial. MAP diduga sempat kena pukul oleh warga yang gusar.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh sepanjang pelariannya dari anggota Polantas itu, MAP terhitung hampir 3 kali membahayakan pengendara lain.
“Dekat Pemkot Banjarmasin hampir nabrak tukang parkir. Di kawasan Veteran menyenggol spion mobil lain. Dan terakhir di kawasan Kuripan menyerempet pemotor,” tambahnya
MAP sendiri saat ini sudah berada di Kantor Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin untuk diperiksa lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, MAP tidak puna SIM mengaku tidak kenal medan jalan di Banjarmasin.
“Dari pemeriksaan normal, tidak terindikasi minuman keras. Tapi akan kita dalami apakah dia memakai obat-obatan terlarang,” katanya
Kasat Lantas juga mengungkapkan, untuk pengendata tersebut, berinisial MAP (17) merupakan warga Landasan Ulin, yang mana saat mengendarai mobil tersebut, masih belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).
Berdasarkan pengakuan MAP bahwa ia ingin pulang ke landasan ulin, setelah dari rumah temannya, namun tidak hapal jalan. Oleh sebab itu korban sempat ingin belok ke arah pasar Sudimampir saat di perempatan Hotel A dan melanggal lalu lintas, hingga akhirnya diamankan di kawasan jalan Gatot Subroto. (yul/K-4)















