Banjarbaru,KP- Sepanjang tahun 2021 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru telah melakukan normalisasi di 14 titik sungai. Dengan anggaran yang gunakan sebesar Rp 1,5 miliar terkuras untuk proyek sepanjang 26,3 km.
Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Kota Banjarbaru, Subrianto mengatakan sepanjang tahun 2021 pihaknya melakukan beberapa upaya antisipasi untuk mengurangi dampak banjir.
Adapun lokasi yang telah dinormalisasi yakni Cempaka, tepatnya Sungai Pumpung sepanjang 1,6 Km, Sungai Dadap sepanjang 2 Km, Sungai Parit Besar 2 Km, dan saluran Handil Kiai sepanjang 4 Km di bagian hilir dari Basung.
Kemudian normalisasi sungai di daerah Landasan Ulin seperti di saluran Guntung Harapan sepanjang 1,7 Km, sungai Guntung Manggis sepanjang 2 Km, Saluran Sido Rukun sepanjang 2 Km dan juga saluran Daya Sakti sepanjang 1,6 Km.
” Ini untuk mengantisipasi dampak terjadinya banjir atau genangan yang terjadi di Landasan Ulin,” ujarnya
Sesangkan wilayah Lingkar Utara, sudah melakukan normalisasi seperti saluran Lok Bana 1,6 Km, Saluran Handil Swarga sepanjang 3,1 Km, Saluran Handil Lima sepanjang 1,5 Km, Saluran Tambak Langsat 1,5 Km, Saluran Handil Rumbia 700 Meter dan Saluran Makmur 1 Km.
Sementara itu, untuk Embung Cempaka sudah dilakukan normalisasi pada tahun 2020 dengan cara mengeruk, kemudian di hulu Cempaka juga sudah melakukan normalisasi di Embung Graha Citra Megah untuk mengembalikan fungsi tampungnya.
Dengan upaya normalisasi ini Subrianto mengungkapkan akan mengevaluasi kendala maupun halangan yang terjadi penyempitan atau perlambatan aliran.
“Apakah ini efektif atau tidak, kami akan melihat lagi upaya yang kami lakukan di akhir atau di awal tahun nanti seberapa efektif upaya kami, kami tidak bisa menilai sekarang namun menurut kami sudah maksimal,” ungkapnya. (Dev/K-3)















