Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) melaksanakan Pelatihan Safety Driving Angkatan II bagi organisasi PMK yang ada di Kota Banjarmasin.
“Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bagi petugas sopir dan para relawan Pemadam Kebakaran di Banjarmasin,” kata Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor.
Hal ini dikarenakan banyaknya sopir dan relawan pemadam kebakaran yang mengalami kecelakaan lalu lintas, ataupun menyebabkan kecelakaan, akibat terserempet mobil pemadam.
“Ini karena sopir dan relawan pemadam kebakaran tidak memiliki kemampuan safety diving, untuk melindungi dirinya ataupun masyarakat saat mendatangi lokasi kebakaran.
Arifin Noor menyebutkan, perlu adanya pemetaan atau batasan wilayah bagi relawan pemadam kebakaran ketika hendak bertugas di lapangan, sehingga dapat mengatur pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian.
“Diharapkan antara relawan juga pemadam kebakaran bersatu padu, karena tugas ini menyangkut kepentingan orang banyak, baik itu relawan maupun masyarakat harus sama-sama selamat,” jelas Arifin Noor.
“Mudah-mudahan dapat mengikuti pelatihan berkendara ini, agar mendapatkan keterampilan yang terbaik,” tambah H Arifin Noor.
Sementara itu, Kepala DPKP Banjarmasin, Budi Setiawan mengungkapkan, pelatihan safety driving diikuti 75 peserta, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi para driver dan relawan BPK/PMK dari segi psikologis maupun dari segi keilmuan.
“Kita bekerja sama dengan Kepolisian dan RSUD Sultan Suriansyah, sebagai narasumber tentang tata cara mengendarai yang baik, yang bisa memberikan rasa aman bagi diri sendiri dan sekitar, termasuk sisi psikologi individunya,” jelas Budi.
“Jangan sampai sopir yang tidak memiliki keilmuan yang cukup, bisa membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain,” pungkasnya. (diskominfotik/K-7)















