Banjarmasin, KP – Dampak eL Nino kini mulai dirasakan petani di desa Pengalaman Kecamatan Martapura Barat Kab. Banjar. Pasalnya para petani disana rencanakan akan melakukan tanam di sawah, tetapi kondisi air yang seharus merendam persawahan jadi kering.
Petani hanya bisa mengharapkan adanya hujan dalam beberaopa hari ini. Hal ini seperti diungkapkan seorang pertani Ny. Burhan kepada KP melalui telpon selulernyanya, Kamis (25/5/2023)
“bagi kami ketiadaan nhujan dalam bebertapa hari ini, lahan sawah yang siap di tanami tersebut bakal kering dan bisa mengakibatkan tanaman menjadi layu,’’ ujarnya dibalik telpon.
Ia mengharapkan selain alam yang menurunkan hujan, ia mengharapkan pemrintah setempat bisa turun tangan dengan mendatangkan pompa air dalamk keadaan darurat.
Tanpa adanya adanya pasokan air ke sawah benih padi akan sulit berkembang dan dapat dipastikan pihaknya tidak akan memungut hasilnya.
Ny Burhan mengatakan, wilayah persawahan di daerahnya memang dilalui oleh jaringan irigasi rimak kanan, tetapi kenyataannya air juga tidak tersedia cukup untuk mengairi sawah yang ada.
“Sekali lagi kami mengharapkan turunnya pihak pemrintah Kab. Banjar untuk membantu petani dalam mengatasi air ini minimal menyediakan pompa air, sehingga kami bisa menghasilkan beras walaupun hanya sekedar cukup untuk makan sekeluarga dalam setahun jni,’’keluhnya. (K-1)















