Tanjung, KP – Perwujudan Indonesia Emas tahun 2045, sangat tergantung dari keseriusan semua pihak mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkualitas hari ini, seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong, dengan terus memberikan perhatian lebih kepada PAUD yang ada di wilayahnya.
Hal itu, terungkap di acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia- Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Ke-73 Tabalong 2023 di Aula Islamic Center Tanjung, belum lama tadi.
Di antara upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong adalah menegerikan TK-TK yang masih berstatus swasta di wilayahnya, hingga memberikan kesejahteraan bagi tenaga pendidik yang ada di PAUD. “Kami menugaskan Dinas Pendidikan untuk terus menerus mengusulkan TK swasta untuk dinegerikan, karena pintu masuk CPNS dan PPPK harus dinegerikan,” ujar Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan di acara tersebut.
Di hadapan Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Kalsel Hj Nurlelawati S.Pd, M.Pd, yang hadir hari itu, orang nomor satu di Kabupaten Tabalong ini menyampaikan bahwa sejak awal ia menjadi Bupati di Kabupaten Tabalong memposisikan guru TK itu di atas, “Sejak awal saya memposisikan guru TK itu di atas dari pada yang lain, sebab guru TK jika mengajari anak didiknya bernyanyi, gurunya harus bernyanyi, jika mengajari membaca, gurunya harus membaca dan menulis, oleh sebab itu, jujur
saja, selama depan tahun delapan bulan ini ulun terus memperjuangkan. Tapi kita sempat stagnan karena adanya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dan sekarang kita mulai bangkit,” sebut Anang.
“Tahun kemarin dan tahun ini 37 TK Swasta yang kita negerikan, ini pintu masuk untuk CPNS dan P3K. Oleh sebab itu kami beserta kepada Disdik Tabalong untuk terus menerus mengusulkan TK-TK Swasta untuk dinegerikan. Kedua, untuk menunjang kinerja para guru akan dibelikan motor dinas baru,” terang Anang
Menurut Anang Syakhfiani, dengan dijadikan berstatus sekolah negeri puluhan TK Swasta tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi CPNS dan PPPK.
Di kesempatan itu, Anang mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong telah meminjamkan tempat untuk sekretariat IGTKI-PGRI Tabalong, “IGTK PGRI akan kami pinjami kantor di Kota di jalan Jaksa Agung, agar IGTKI-PGRI punya sekretariat yang representatif, karena mempunyai tempat di tengah kota,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Tabalong, Zailani mengungkapkan, setidaknya ada sebanyak 37 TK Swasta di Tabalong yang telah menjadi sekolah negeri.
Dirinya pun berharap agar pemerintah setempat dapat melanjutkan penegerian TK Swasta tersebut pada tahun depan. “Harapan kita kepada pemerintah daerah untuk tahun ke depan program penegerian tetap dilanjutkan,” demikian harap Zailani.
Peringatan HUT ke-73 2023 ini diikuti sebanyak 787 guru yang tergabung dalam IGTKI-PGRI Tabalong, beserta beberapa undangan dari instansi terkait lainnya. (ros/K-6)















