Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Laga silaturahmi 2024.Puma FC vs Allstars Kalsel imbang 1-1

×

Laga silaturahmi 2024.Puma FC vs Allstars Kalsel imbang 1-1

Sebarkan artikel ini
13 3klm puma fc jpg
PUMA FC BANJARBARU : bermain imbang 1-1 lawan Allstars Kalsel. (Kp/nafarin fauzy)

Banjarbaru, KP – Menjalin dan mempererat silaturahmi terus dilakukan Tim Sepakbola binaan Dispora (Dinas Kepemudaan dan Olahraga) Kalsel, Allstar Kalsel di kancah persepakbolaan. Baik di kancah antar klub tingkat provinsi, maupun antar daerah dengan melakukan tur ke Jakarta, Bandung, Tanggerang, maupun ke Surabaya, Malang dan Madura.

Klub yang bermaterikan para pemain legenda berbagai daerah di Kalimantan Selatan kali ini, melakukan tanding silaturahmi dengan Puma FC di lapangan bola Puma Banjarbaru, Jumat, (16/2/2024) sore.

Kalimantan Post

Pertandingan berlangsung dalam suasana persahabatan namun tetap menampilkan skill dan ketahanan fisik para pemain kedua tim. Kedua tim sangat bersemangat membobol untuk gawang lawannya.

Sejak babak awal Allstar Kalsel terus menekan namun tak ada gol tercipta. Padahal bertubi-tubi serangan mengarah ke gawang Puma FC. Keasikan melakukan pressure, justeru Allstar terkena finalti ketika pemain bawahnya melakukan pelanggaran terhadap pemain Puma FC yang melakukan serangan balik.

Algojo Puma tidak menyianyiakan kesempatan emas, eksekusi berjalan mulus, tendangan keras dari titik putih tidak dapat dibendung dan gol untuk Puma FC. Babak kedua Allstar Kalsel kembali melakukan serangan gencar, mengurung daerah pertahanan Puma. Beberapa kali striker Allstar Pardi dan Adi dapat peluang namun tak dapat mengekonversi menjadi gol.

Peluang emas beberapa kali didapat penyerang Allstar, namun tak ada yang menjadi gol. Petrus pemain bawah Allstar bermain cemerlang beberapa kali nengamankan daerahnya bersama Ali dan Matali.

Arif bek kiri juga bermain bagus, beberapa kali bisa mengintersef lawan sehingga bola tak sempat lolos ke gawang. Selaku gelandang Akang punya mobilitas tinggi membantu pertahanan dan support serangan.

Di babak ketiga lewat Adi, Allstar Kalsel baru bisa menyamakan kedudukan. Meski kadang permainan keras, kedua tim tetap menjaga persaudaraan sehingga silaturahmi tetap terjaga.

Baca Juga :  Petenis Asal Banjarmasin, Rifqi Fitriadi KalahkanZhenxlon dari China di Maanshan Open

‘’Laga silaturahmi ini memiliki nilai strategis bagi para pemain Allstars, karena menghadapi lawan dari Puma FC yang memiliki kualitas setara, hal itu bisa dilihat dari hasil pertandingan yang imbang dengan skor tipis 1-1,’’ kata pemain legenda Yuyu RM.

Keberhasilan tampil ciamik menghadapi tim tuan rumah Puma FC tersebut, kata Yuyu mampu meningkatkan skill dan daya tahan para pemain Allstars Kalsel. Sehingga bila mengikuti pertandingan resmi untuk para legenda mereka bisa menguasai jalannya pertandingan. Sehingga tidak mengherankan kalau Allstars Kalsel dua kali juara Piala Legend Paman Birin Cup tahun 2020-2021 dan runner up tahun 2022.

Pernampilan para pemain Allstars yang didominasi U50 bahkan ada yang U60, namun tetap mampu tampil prima, diharapkan bisa memotivasi para pemain muda sepakbola banua, bagaimana menjaga ritme permainan supaya tetap tampil maksimal, pungkas Yuyu RM. (nfr/k-9)

Iklan
Iklan