BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo mengeluarkan peringatan keras bagi remaja yang ikut terlibat konvoi dengan dalih bagarakan sahur bakalan diangkut.
Langkah itu diambil orang nomor satu di lingkungan Polresta Banjarmasin karena mengkhawatirkan adanya konvoi, kemungkinan terjadinya tawuran antar remaja atau perang sarung.
“Bagi remaja kedapatan ikuti kegiatan tersebut dan mengabaikan peringatan ini kita akan memanggil orang tuanya,” jelas Kapolresta, Senin (1/4/2024).
Tak hanya itu, Sabana menegaskan pihaknya juga akan memanggil kepala sekolah dimana tempat remaja tersebut bersekolah.
“Kita sepakat dengan Walikota meniadakan kegiatan bagarakan sahur keliling maupun sahur oh the road, baik itu konvoi motor, gerobak maupun berjalan kaki,” ujarnya.
Kapolresta menambahkan meniadakan kegiatan bagarakan sahur dan konvoi demi menjaga ketertiban selama bulan Ramadan.
Peringatan keras Kapolresta inkli disampaikannya usai menerima rekaman video yang memperlihatkan puluhan remaja yang konvoi berjalan kaki dengan memasang musik keras-keras di salah satu jalan protokol di Banjarmasin dengan dalih bagarakan sahur.
“Secara tegas akan melakukan swipping dengan mengerahkan sejumlah personel dan truk Dalmas. Jika kita temukan akan kita angkut,” tambahnya
Adanya tindakan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap para remaja yang masih suka melakukan begarakan sahur.
Selain memberikan atensi terhadap kegiatan bagarakan sahur, Kapolresta juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggelar pesta miras, check in dengan bukan pasangan di hotel dan hal-hal negatif lain.
“Akan kita razia dan swipping. Kalau ditemukan melanggar, kita angkut,” tegasnya lagi.(Yul/KPO-3)















