JAKARTA, Kalimantanpost.com – Dua center back Timnas Indonesia, Jordi Amat – Rizky Ridho bakan diturunkan Persija Jakarta dalam menghadapi pertandingan Super League musim 2025/2026.
Selain Jordi dan Ridho, sebenarnya sektor pertahanan Persija masih diperkuat oleh Hansamu Yama dan Dia Syayid. Namun, Jordi dan Ridho berpotensi menjadi pilihan pertama untuk musim depan.
Kualitas Jordi dan Ridho sudah tidak perlu diragukan lagi. Keduanya merupakan pemain Timnas Indonesia. Jordi, bek penuh pengalaman yang pernah berkiprah di La Liga sampai Premier League.
Ridho, palang pintu masa kini dan masa depan Timnas Indonesia. Jordi dan Ridho diprediksi bakal membentuk benteng tangguh di depan mistar gawang Macan Kemayoran.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, angkat bicara mengenai peluang Jordi dan Ridho bertandem di lini belakang Persija. Ia memuji kemampuan dua pesepak bola itu.
“Masih terlalu dini untuk membicarakan itu. Tapi yang jelas mereka berdua adalah pemain berkualitas tinggi dan akan sangat membantu tim ini,” kata Mauricio Souza dikutif dari laman Liga Indonesia Baru, Sabtu (12/7/2025).
“Kita akan lihat nanti, tapi mereka pasti akan berkontribusi untuk tim,” sambung mantan juru taktik Madura United pada Liga 1 2023/2024 itu.
Jordi baru bergabung dengan Persija pada musim ini. Pria kelahiran 21 Maret 1992 di Canet de Mar, Spanyol itu sebelumnya membela Johor Darul Ta’zim (JDT) di Liga Super Malaysia selama tiga tahun.
Sementara itu Jordi Amat memberikan penilaiannya terhadap kompetisi di Indonesia, terutama Super League. Ia melihat persaingan yang terjadi amat ketat.
“Yang saya tahu adalah kompetisinya sangat kompetitif. Jadi, sangat penting bagi kami untuk menciptakan mentalitas menang di dalam ruang ganti,” ujar Jordi.
“Itu akan membantu kami di atas lapangan. Kami butuh banyak komunikasi. Kami harus banyak berbicara,” imbuh pesepak bola yang 18 kali tampil untuk Timnas Indonesia itu.
“Kami harus mempersiapkan pertandingan dengan sangat baik. Karena di sini di Indonesia, setiap tim bisa menang. Ini kompetisi yang sangat sulit. Jadi, kami harus siap,” tambahnya.
Jordi punya riwayat yang mentereng. Selama kariernya, ia pernah merasakan kerasnya persaingan di La Liga bersama Espanyol, Rayo Vallecano, Real Betis, dan di Premier League dengan Swansea City. (ful/KPO-3)