Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Kalteng Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting Capai 20,6 Persen

×

Kalteng Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting Capai 20,6 Persen

Sebarkan artikel ini
IMG 20250813 WA0002 e1755025951966

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com -Pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar rapat koordinasi penurunan stunting dan bangga kencana di Palangka Raya, Selasa (12/8/2025).

Rakor dipimpin Wakil Gubernur sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kalteng, Edy Pratowo, dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga / BKKBN Kalteng, dr. Sunarto, Ketua TP PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Plt Sekretaris Daerah, Leonard S Ampung serta sejumlah kepala OPD.

Kalimantan Post

Gubernur melalui Wagub Edy Pratowo menyatakan, menyambut baik Rakor ini, sebagai sarana strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting.

Ditegaskan, penanggulangan stunting menjadi prioritas gubernur karena menyangkut kualitas sumber daya manusia masa depan.

“Berkat kerja keras dan sinergi kita, angka stunting Kalteng terus menurun dari tahun ke tahun,” katanya.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kalteng pada 2024 tercatat 22,1 persen, turun dari 23,5 persen pada 2023. Target tahun ini ditetapkan 20,6 persen.

“Kita tidak boleh puas, harus terus bekerja lebih keras dan lebih kompak,” imbuh Wagub Edy.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran perangkat daerah dalam TPPS, pemanfaatan optimal Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana, serta mempedomani Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 meskipun sedang direvisi.

Dari pemerintah pusat, Menteri Dukbangga RI melalui dr Sunarto memaparkan hasil evaluasi yang menunjukkan capaian signifikan.

“Data menunjukkan peningkatan dan konsisten. Ini adalah peran aktif petugas lapangan,” ujarnya.

Berdasarkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Kemendukbangga 2024, sejumlah indikator seperti angka kelahiran per wanita usia subur, prevalensi kontrasepsi modern, angka kelahiran remaja, hingga indeks pembangunan keluarga, seluruhnya melampaui target nasional.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan SK Nomor 188.44/221/2025 tentang Tim Pengendali Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) tingkat provinsi.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Sebut ITSNUKA Sejalan dengan Program “Satu Keluarga Satu Sarjana”

Program Genting mengedepankan gotong royong, melibatkan masyarakat sebagai orang tua asuh untuk membantu keluarga berisiko stunting, mulai dari pemberian nutrisi, non-nutrisi, hingga akses air bersih dan sanitasi.(drt/KPO-3)

Iklan
Iklan