BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Perwakilan tim yang berhasil lolos ke enam besar Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) diundang ke kantor Sekretaris Pengprov PSSI Kalsel pada Sabtu (24/1/2026) untuk menyamakan persepsi dan melakukan nota kesepakatan untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play sepanjang pertandingan.
“Ada pun beberapa kesepakatan yang diambil diantaranya para pemain agar selama pertandingan menjunjung sportivitas, fair play dan respeck terhadap pemain lawan,” kata Sekum Pengprov PSSI Kalsel Bhaktiansyah, Sabtu (24/1) malam.
Selain itu, Bhakti yang memimpin rapat dipertemuan itu, selama pertandingan enam besar, semifinal hingga final tidak akan melakukan provokasi, intimidasi kepada pemain, official, wasit, panpel dan supporter.
“Apabila melakukan pelanggaran kode disiplin PSSI, siap untuk diberikan sangsi oleh komite disiplin,” ujarnya.
Ditambahkan Bhakti, jika melakukan pelanggaran kriminal maka akan ditangani oleh kepolisian.
Menurutnya, langkah ini diambil untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan seperti terjadi dipertandingan Liga 4 seperti di provinsi lain dengan melakukan pelanggaran berat menendang lawan hingga cedera.
“Kita harapkan para pemain peserta enam besar menunjukkan kualitas permainan dan skillnya bukan non teknis,” paparnya.
Apalagi, lanjut Bhakti, pertandingan digelar di lapangan sangat ideal, Stadion Demang Lehman Martapura. (ful/KPO-3)















