Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Indonesia Waspadai Kekuatan Semua Lawan di Grup A Piala Asia Futsal 2026

×

Indonesia Waspadai Kekuatan Semua Lawan di Grup A Piala Asia Futsal 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260126 WA0031
Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto menjawab pertanyaan para pewarta pada jumpa pers menjelang Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Senin (26/1/2026). (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Tim nasional futsal Indonesia telah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan lawan-lawan di fase grup Piala Asia Futsal 2026, sekaligus mengakui skuad Garuda masih minim pengalaman bersaing di level kontinental.

Piala Asia Futsal 2026 akan berlangsung dari 27 Januari sampai 7 Februari. Grup A diisi oleh Indonesia, Irak, Kirgistan, dan Korea Selatan, sedangkan Grup B dihuni oleh Thailand, Vietnam, Kuwait, dan Lebanon.

Kalimantan Post

Pada Grup C, pesertanya adalah Jepang, Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia. Sedangkan Grup D disi oleh Iran, Afghanistan, Arab Saudi, dan Malaysia.

Dalam jumpa pers menjelang kompetisi, pelatih tim nasional futsal Indonesia Hector Souto mengatakan setiap tim di grup memiliki karakter dan kualitas berbeda sehingga Indonesia harus tampil dengan persiapan matang.

“Kami menganalisis mereka dengan sangat detail. Kirgistan mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam satu tahun terakhir, sering melakukan pemusatan latihan dan pertandingan di Eropa, serta memiliki fondasi yang kuat sejak era Juiz Bernat hingga dilanjutkan oleh pelatih Djetibaev,” kata Souto pada jumpa pers di Indonesia Arena, Jakarta, Senin (26/1/2026).

“Di bawah asuhan Coach Djetibaev, mereka menunjukkan performa luar biasa dan berhasil menjadi juara grup (kualifikasi),” lanjut pelatih asal Spanyol itu.

Demikian juga calon lawan lainnya, Irak, yang menutup kualifikasi Piala Asia Futsal Grup F dengan menjadi juara grup.

“Irak juga menjadi juara grup. Saya rasa tidak perlu banyak membahas pelatih mereka, karena semua orang sudah mengetahui rekam jejak kariernya di Brasil, seperti di Foz do Cataratas dan Marreco. Selain itu ada Paulo Fernandez, pelatih asal Portugal dengan perjalanan karier yang sangat baik, pernah melatih Benfica dan Sporting,” kata Souto.

Selain itu, Souto menyebut Korea Selatan sebagai salah satu lawan yang menunjukkan konsistensi pertahanan tinggi.

Baca Juga :  Barabai FC Bantai Perseka 8-0 di Enam Besar Liga 4 Kalsel

Ia mengulas rekam jejak pelatih Pablo Fernandez serta performa tim tersebut dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Dalam empat pertandingan terakhir mereka hanya kebobolan dua gol. Mereka imbang melawan Thailand dan bisa mengalahkan Bahrain,” kata Souto.

Di sisi lain, pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa Indonesia belum memiliki banyak pengalaman melangkah jauh dalam kompetisi Asia, berbeda dengan sejumlah calon lawan di grup.

Menurut dia, Indonesia selama ini lebih terbiasa bersaing di kawasan Asia Tenggara.

“Sejujurnya, di Asia Indonesia belum berjalan. Kami punya pengalaman di Asia Tenggara, tetapi bukan di Asia,” ujarnya.

Ia mencontohkan Kirgistan yang pada edisi sebelumnya mampu menembus perempat final dan hampir lolos ke Piala Dunia futsal.

“Mereka mengalahkan Uzbekistan di fase grup dan tinggal satu langkah lagi menuju Piala Dunia (Futsal). Kami belum punya pengalaman seperti itu,” katanya.

Souto menambahkan turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi timnas futsal Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang internasional.

​​​​​​​“Tujuan kami adalah bertumbuh di kompetisi ini. Semakin lama kami bisa bertahan, semakin baik untuk perkembangan tim,” pungkasnya. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan