Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Jembatan Pulau Laut-Kalimantan, Berkontrak

×

Jembatan Pulau Laut-Kalimantan, Berkontrak

Sebarkan artikel ini

Pembangunan Bentang Tengah

1 2 klm jembatan

Banjarbaru, KP – Progres pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan Pulau Laut mulai menunjukkan hal positif.

Pelaksanaan pembangunan bentang tengah yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sudah menyelesaikan tahap kontrak dengan penyedia jasa.

Kalimantan Post

Skema pembangunan keseluruhan jembatan masih sharing antara Pemerintah Daerah dengan Kementerian. Pemprov Kalsel bersama Pemkab Tanah Bumbu dan Kotabaru menyelesaikan pembangunan bentang pendekat.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Robby Cahyadi, menyampaikan pembangunan jembatan dari sisi Kotabaru maupun Batulicin masih terus berproses.

Robby sebut paket pekerjaan tahun anggaran 2025 yang dikerjakan oleh penyedia, termasuk Hutama Karya, telah diberikan tambahan waktu selama 50 hari agar target pekerjaan dapat tercapai.

Untuk kelanjutan pembangunan yang menjadi kewenangan Pemprov Kalsel, Robby menyebut lelang telah dilaksanakan dengan skema multiyears untuk periode 2026 hingga 2028.

Skema ini diharapkan dapat bersinergi dengan pekerjaan bentang tengah yang ditangani Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin.

“Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan provinsi, mudah-mudahan pembangunan Jembatan Pulau Laut ini dapat diselesaikan pada tahun 2028 sesuai harapan kita bersama,” terang Robby mewakili Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, Selasa (27/1).

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Kalsel II BBPJN XI Banjarmasin, Ichsan Permana Putra, mengatakan pihaknya baru menyelesaikan proses kontrak dan tengah melakukan mobilisasi alat serta material ke lokasi proyek.

“Saat ini kami masih dalam tahap penyiapan material dan mobilisasi alat. Kontrak pekerjaan baru dimulai akhir Desember, sehingga pelaksanaan fisik di lapangan masih fokus pada persiapan,” papar Ichsan.

Adapun untuk pekerjaan pondasi direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Gubernur H Muhidin Kenang Kebersamaan dan Sinergi untuk Pembangunan Banua

Ichsan menjelaskan, BBPJN Kalsel mendapat amanah melaksanakan pembangunan bentang utama jembatan, termasuk sebagian jembatan pendekat di sisi arah Kotabaru sepanjang sekitar 500 meter.

Jembatan Pulau Laut dirancang menggunakan tipe cable stayed dengan dek beton dan sistem kabel penyangga.

Menara jembatan diperkirakan memiliki tinggi lebih dari 80 meter dan akan menjadi salah satu ikon infrastruktur baru di Kalsel.

Untuk progres jangka menengah, pekerjaan pondasi akan menjadi fokus utama hingga akhir tahun 2026.

Sementara itu, bentang utama jembatan ditargetkan mulai terlihat secara signifikan pada tahun 2027.

“Target penyelesaian keseluruhan pembangunan Jembatan Pulau Laut direncanakan hingga tahun 2028,” jelasnya.

Jembatan akan menjadi akses penting sekaligus gerbang logistik baru bagi wilayah Kotabaru dan sekitarnya.

Total estimasi anggaran pembangunan Jembatan Pulau Laut mencapai sekitar Rp6,6 triliun, bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum serta dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel termasuk untuk dokumen perencanaan dan kajian lingkungan. (mns/K-2)

Iklan
Iklan