Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

UNISKA Kembangkan Potensi Desa Sungai Teras Dalam, Ikan Rabuk Saluang Disulap Jadi Produk Unggulan UMKM

×

UNISKA Kembangkan Potensi Desa Sungai Teras Dalam, Ikan Rabuk Saluang Disulap Jadi Produk Unggulan UMKM

Sebarkan artikel ini
IMG 20260131 081254 scaled
KKN Uniska Kelompok 22 berfoto bersama.

MARABAHAN, Kalimantanpost.com – Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari terus berkontribusi dalam pengembangan desa di Kalimantan Selatan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sebanyak 33 mahasiswa bersama satu dosen pendamping yang tergabung dalam KKN UNISKA Kelompok 22 melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Sungai Teras Dalam, Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala, sejak 28 Januari hingga 1 Februari 2026.

Kalimantan Post

Kegiatan KKN ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan Masyarakat yang Mandiri dan Berkelanjutan.” Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.

Salah satu program unggulan adalah pengolahan ikan saluang, yang selama ini hanya dikonsumsi dengan cara digoreng, menjadi rabuk saluang sebagai produk olahan bernilai ekonomis. Ikan saluang dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di desa tersebut serta mudah diolah, tahan lama, dan praktis.

Ketua Kelompok 22 KKN UNISKA, Muhammad Shapary, mengatakan seluruh program yang dijalankan merupakan hasil pengamatan langsung terhadap potensi dan kondisi Desa Sungai Teras Dalam.

“Kami berupaya menyusun program yang berdampak langsung dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mengoptimalkan potensi lokal agar dapat meningkatkan perekonomian desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengolahan rabuk saluang diharapkan dapat membantu pengembangan UMKM desa sekaligus membuka wawasan baru bagi masyarakat tentang inovasi olahan ikan lokal.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menggelar sosialisasi cara masak rabuk saluang yang diikuti puluhan orang ibu-ibu desa, mulai dari proses pengolahan hingga pengemasan produk agar siap dipasarkan.

IMG 20260131 081318
Para mahasiswa saat sosialisasi masak rabuk saluang.

Selain program ekonomi, Kelompok 22 juga menjalankan program Sinergi Mahasiswa dan Petani Menuju Ketahanan Pangan dengan turut serta membagikan pupuk dan membantu memupuk sawah warga. Di bidang keagamaan, mahasiswa aktif mengajar TPA, meliputi baca Iqro dan Al-Qur’an serta hafalan doa sehari-hari.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, Sekda Banjarmasin Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN

Program lainnya adalah penguatan UMKM berbasis digital, khususnya bagi pelaku usaha mi ayam dan bakso, guna meningkatkan daya saing usaha masyarakat Desa Sungai Teras Dalam.

Wakil Ketua Kelompok 22, Ahmad Firdaus, menekankan bahwa keberhasilan kegiatan KKN tidak lepas dari dukungan masyarakat.

“Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama. Kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat membuat seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN UNISKA, Muhammad Hendri Yanova, menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan kontribusi positif bagi masyarakat desa.

“KKN adalah wujud tanggung jawab sosial mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sungai Teras Dalam, Normansyah.

Menurutnya, mahasiswa KKN UNISKA menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal.

“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu, terutama dalam mengembangkan potensi desa yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(fin)

Iklan
Iklan